Pemkab Malaka Usul Program Senilai Rp 621.625.000.000 Dalam Forum Musrenbang Tingkat Provinsi NTT

- Editor

Minggu, 2 Mei 2021 - 09:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,JURNAL-NTT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka Mengusulkan anggaran sebesar Rp 621.625.000.000 kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Provinsi NTT tahun 2022, Jumat (30/4/2021) di Kupang.

Kepada wartawan, Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos yang mengikuti forum Musrenbang RKPD tahun 2022 secara virtual tersebut mengatakan, Pemkab Malaka mengusulkan 24 usulan program senilai Rp 621.125.000.000 kepada Pemerintah Provinsi NTT.

Baca Juga  Kadernya Diduga Pesta Miras di Kantor, DPD I Golkar NTT: "Itu Karena Mereka Butuh Hiburan"

Rincian 24 usulan program tersebut yakni, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp.22.000.000.000, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai RP 379.125.000.000, Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil sebesar Rp.110.000.000.000, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rp.15.000.000.000, Dinas Kelautan dan Perikanan Rp 82.000.000.000, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan senilai Rp 13.000.000.000.

Louise Lucky Taolin atau yang biasa disapa Kim Taolin berharap agar 24 usulan program yang diusulkan dalam forum Musrenbang tersebut diakomodir.

“Saya bersama masyarakat Malaka berharap agar usulan yang sudah disampaikan melalui Aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) yang sudah diusulkan pada pra Musrenbang sebelumnya bisa menjadi prioritas di tingkat Provinsi NTT”, harapnya.

Baca Juga  CV Adithya Desak Pokja UKPBJ Kabupaten Kupang Tindaklanjuti Jawaban Sanggah Banding dari KPA Pekerjaan Jalan Niukbaun

Menurutnya, jika Pemerintah Provinsi NTT tidak mengakomodir semua usulan yang disampaikan maka Pemkab Malaka akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan anggaran yang dibutuhkan dengan mengajukan proposal kepada Pemerintah Pusat.

“Saya akan undang perangkat daerah terkait untuk bahas secara detail usulan yang belum terakomodir untuk didoring ke kementerian atau lembaga terkait”, jelasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA