Mutasi Ditunda Bulan Agustus, Bupati Kupang: Kita Tata Supaya Tidak Boleh Ada Manajemen Satpam

- Editor

Sabtu, 4 Juli 2020 - 03:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,JurnalNTT1.Com – Mutasi jabatan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang yang awalnya direncanakan dilakukan pada bulan April 2020 lalu, ditunda sampai bulan Agustus 2020.
Kepada JurnalNTT1.Com, di ruang kerjanya, Kamis (2/07/2020), Bupati Kupang, Korinus Masneno mengatakan, seharusnya mutasi jabatan sudah dilakukan pada bulan April 2020. Namun rencana tersebut tidak terealisasi karena pemerintah lebih fokus menangani pencegahan penyebaran virus covid-19.

Bupati Kupang, Drs, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, SH.MTh
Menurutnya, mutasi bulan Agustus ini perlu dilakukan sebagai bentuk penataan sistem birokrasi berjenjang agar tidak boleh terjadi lagi manejemen Satpam (satuan pengaman) dalam sistem birokrasi lingkup Pemkab Kupang.
“Eselon IV harus bertanggung jawab pada eselon III, eselon III harus bertanggung jawab pada kepala dinas melalui sekretaris dinas. Mekanisme ini harus kita atur. Supaya Jangan terjadi manajemen Satpam (satuan pengaman). Bupati tidak boleh urus dari kebijakan umum, turun sampai urus tukang bersih-bersih halaman. Ini tidak boleh terjadi lagi di Kabupaten Kupang. Kalau tanggung jawab berjenjang tidak ada maka akan terjadi ‘one man show’ “, tegas Korinus.
Bupati Korinus mengatakan, saat ini terdapat banyak jabatan eselon yang lowong.
Ada banyak kepala seksi yang kosong. Ada enam jabatan camat yang kosong dan di akhir tahun ini ada enam jabatan kepala dinas yang kosong. Ini harus kita isi supaya bisa terapkan tanggung jawab secara berjenjang. Kalau tidak maka semua staf langsung ke Kabid (kepala bidang), semua staf bisa langsung ke sekretaris (dinas), semua staf bisa langsung ke kepala dinas “, ujarnya.
Bupati Korinus menjelaskan, mutasi adalah bagian dari penataan kelembagaan. Sebab itu, pejabat yang ditempatkan pada sebuah jabatan harus sesuai dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman serta etos kerja yang dimiliki.
“Kalau kita taruh orang (pejabat) pada jabatan yang menuntut harus punya etos kerja yang tinggi tapi kalau orangnya administrasi saja tidak bisa, ini yang repot,” jelasnya.
Ia melanjutkan, sebagian besar pejabat yang dimutasi pada bulan Agustus nanti hanya bersifat ‘turn of area’ atau pergeseran pada area yang sama. Selain itu ada pengisian kekosongan jabatan dan juga penyegaran.
“Jadi sebagian besar hanya turn of area. Tidak naik turun tapi hanya pada area yang sama dan pengisian kekosongan. Tapi juga ada penyegaran. Jadi orang yang sudah lama duduk pada jabatan yang sama kita buat penyegaran supaya tidak jenuh”, jelasnya.
Mutasi pada bulan Agusstus nanti, menurutnya, akan dimulai dari eselon IV dilanjutkan ke eselon III dan eselon II.
Khusus mutasi jabatan eselon II, lanjut Korinus, akan dipilih melalui hasil fit and proper test. (epy)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Kadis PUPR NTT Tegaskan Semua Jalan Provinsi Direalisasikan Tahun Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA