18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

- Editor

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang ibu berstatus janda di Desa Oenbit Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) luput dari pehatian pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten.

Diketahui janda tersebut atas nama Sisilia Taus warga RT 08 / RW 03 Desa Oenbit yang telah menjanda kurang lebih 18 tahun lamanya.

Pantauan media, rumah Janda tersebut juga telah mengalami kerusakan berat, namun luput dari perhatian pemerintah. Terlihat sejumlah seng telah berlubang besar dan kayu penyangga atap telah hancur akibat terkena hujan dan panas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, menurut penjelasannya dirinya mengaku tidak pernah mendapat jenis bantuan sosial (bansos) seperti PKH, BLT maupun Bantuan Sembako dari pemerintah.

Baca Juga  Bocah Martinus Bait Menderita Tumor Ganas

“Saya tidak pernah dapat bansos atau bantuan apa-apa belum pernah dapat,” ungkapnya. Selasa, (8/9/2026)

Ia menjelaskan, statusnya sebagai seorang janda sudah sangat jelas dan diketahui oleh pemerintah Desa, namun dirinya selalu luput dari berbagai jenis bantuan sementara masyarakat lain yang masih bersuami justru menerima bantuan terus menerus.

“Saya sudah menjada 18 tahun tidak tahu alasannya apa sehingga setiap kali bantuan saya selalu tidak dapat” Jelasnya

Baca Juga  Henry Simu Minta Pemkab Malaka Angkat Guru Honor Komite menjadi Tenaga Kontrak Daerah

Ia juga mengaku rumah yang ditempatinya tersebut, merupakan rumah peninggalan orangtua yang telah berdiri sejak tahun 90an, namun karena statusnya yang menjanda dirinya tidak mampu untuk melakukan perbaikan rumah tersebut.

“rumah ini peninggalan orangtua sudah dibuat sejak tahun 90an tapi karena saya janda jadi tidak mampu untuk perbaiki” ujarnya

Atas hal tersebut, pihaknya mengaku kecewa lantaran pemerintah Desa seolah menutup mata dan terkesan pilih kasih dalam menyalurkan bantuan. Ia juga mempertanyakan sistem penentuan penerima bansos yang dilakukan di desa tersebut.

“Jelas kami kecewa tetapi tidak bisa berbuat apa-apa, tidak tau mereka nilai kita bagaimana sehingga tidak dapat bantuan apapun” Tegasnya

Baca Juga  Hari ini 12 Orang di NTT Positif Corona, Total 59 Orang

Menanggapi hal tersebut, Bupati TTU Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., MA berjanji segera melakukan pengecekan untuk memastikan alasan dibalik kejadian tersebut.

“Kita cek dulu ya persoalnya di apa sehingga beliau tidak masuk dalam kategori penerima manfaat” Ujar Bupati TTU

Bupati TTU juga mengatakan dirinya akan turun langsung mengunjungi janda tersebut untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Nanti saya kunjungi lgsg kesana” Tutupnya

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
2 Tahun Pungli Pakai Cap Palsu, Oknum Kabid di TTU Menunggu Surat Pemecatan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru

BERITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:17 WITA