Wonderful Indonesia CrossBorder di TTU Diharapkan Menggaet Wisatawan ke Perbatasan

- Editor

Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar kegiatan Wonderful Indonesia CrossBorder di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Sabtu, (19/7/2025).

Ajang Road Race itu digelar di Sirkuit Oemanu- Kefamenanu, Kabupaten TTU, diikuti 114 pembalap. Dari jumlah pembalap yang ada 10 diantaranya merupakan pembalap nasional, dan ada pembalap perwakilan dari Timor Leste, selebihnya pembalap lokal NTT.

Road Race lintas batas yang digelar di Sirkuit Oemanu- Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) segera memasuki babak final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam seremonial pembukaan itu Hadir Wakil Bupati TTU, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi NTT, Asisten Deputi Event Internasional, Kementrian Parawisata, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten TTU, perwakilan Pemerintah Negara Timor Leste, serta para tamu undangan lainnya.

Baca Juga  Wakil Bupati TTU Lepas Peserta Napak Tilas Dalam Rangka HUT Kota Kefamenanu

Road race lintas batas yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 18 – 20 Juli 2025 ini, memperebutkan juara umum Wonderful maupun juara umum Piala Bupati TTU dengan total hadiah yang diperebutkan sebesar kurang lebih 160an Juta.

Selain itu, panitia juga menyiapkan dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama untuk juara umum Wonderful maupun Juara umum Piala Bupati.

Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi NTT, Linus Lusi, mengatakan, melalui event Wonderful Indonesia Crossborder Fest. Kefamenanu, Pemerintah Kabupaten TTU telah menunjukkan peningkatan ekonomi yang signifikan untuk masyarakat kkeci.

Menurutnya, event tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan menggaet wisatawan dari negara RDTL untuk berkunjung dan berbelanja di TTU.

Wakil Bupati Kabupaten TTU, Kamilus Elu pada kesempatan itu mengatakan, event road race 2025 kali ini merupakan momentum untuk mendukung pengembangan kawasan perbatasan sebagai destinasi parawisata unggulan.

Baca Juga  Kasus Penganiayaan Oleh Kades Napan Berujung Penahanan

“Kita membuat program-program yang mendukung parawisata sehingga kedepannya kita juga akan memperbaiki infrastruktur untuk mendukung kegiatan parawisata sehingga dapat menarik hati orang-orang di luar Provinsi NTT yang pada hari ini kehilangan tempat-tempat wisata bisa beralih ke daerah kita sekaligus mempromosikan tempat-tempat wisata kita,” ungkap Kamilus.

Asisten Deputi Event Internasional, Kementrian Parawisata, Hafiz Agung Rifai, mengatakan event seperti ini sangat mendukung pengembangan kawasan perbatasan sebagai destinasi parawisata.

Menurut Hafiz, Wonderful Indonesia sangat berdampak bagi parawisata wilayah perbatasan.

“Kami menyelenggarakan event ini tujuannya adalah agar wisatawan dari tetangga kita Timor Leste mengunjungi Kab. TTU dengan harapan selain mempromosikan parawisata yang ada di TTU, juga berkunjung dan menikmati destinasi yang ada di sini, melakukan transaksi sehingga perputaran ekonominya tetap berada di TTU,” ungkap Hafiz.

Baca Juga  Camat di Malaka ini Diduga Pungut Rp 250.000 Tiap Desa Sebagai Imbalan Tandatangan Data BLT

Deputi Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Pratyaksa Candraditya, mengatakan bahwa terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Bank Indonesia terkait penyelenggaraan event di kawasan perbatasan perlu adanya sinergitas bagi masyarakat dan juga para pelaku usaha.

“Kami hadir untuk selalu mengedukasi kewajiban untuk bertransaksi dengan mata uang rupiah karena ada undang- undang-undang mata uang rupiah sekaligus kita berkegiatan mengedukasi Kris, sistem pembayaran menggunakan barcode yang dilakukan selama tiga hari ini,” ungkap Chandra.

Ketua Ikatan Motor Indonesia ( IMI ) Kabupaten Timor Tengah Utara, Hendro Meko mengatakan bahwa antusiasme peserta terhadap event ini cukup tinggi.

“Event ini dapat dikatakan event lokal rasa nasional karena diikuti oleh banyak pembalap- pembalap Asia dan untuk jumlah staternya ada 243 yang terdiri dari 114 pembalap. Harapan kita event ini di TTUĀ  tetap berkesinambungan,” tutup Hendro.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru