PKK Desa Bannae Selenggarakan Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal

- Editor

Kamis, 31 Oktober 2024 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Bannae Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU selenggarakan pelatihan bagi 100 peserta yang terdiri dari anggota PKK, anggota kelompok wanita tani (KWT) Luni Tbainseun. Foto : jn/dn

Tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Bannae Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU selenggarakan pelatihan bagi 100 peserta yang terdiri dari anggota PKK, anggota kelompok wanita tani (KWT) Luni Tbainseun. Foto : jn/dn

jurnal NTT.com – Tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Bannae Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU selenggarakan pelatihan bagi 100 peserta yang terdiri dari anggota PKK, anggota kelompok wanita tani (KWT) Luni Tbainseun.

Pelatihan yang berlangsung pada hari Rabu 30/10/24 di aula kantor Desa Bannae tersebut dihadiri juga oleh kepala Desa Bannae Kristo Kono, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bannae, seluruh anggota PKK Desa Bannae,Kader Posyandu.

Ketua TP PKK Desa Bannae Yustina Neonnub kepada media ini menjelaskan kegiatan pelatihan ini terselenggara atas kerja sama TP PKK Desa Bannae dengan Badan Penyuluh pertanian Kecamatan Insana Barat.

Lebih lanjut Ny.Yustina Neonnub, mengatakan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengalaman dan keterampilan kepada peserta.

“Jadi kegiatan pelatihan pengolahan pangan lokal ini adalah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan tentang pemenuhan gizi rumah tangga yang beragam dan bergizi,sekaligus memberikan pemahaman bagi ibu-ibu peserta tentang bagaimana kita menyajikan menu menu yang baik dan sehat,”tutur Yustina.

Karena itu ia mengharapkan kepada para peserta agar setelah kegiatan ini dapat mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat desa bannae,pinta Yustina.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat Hingga Anggota BPD Minta Inspektorat Segera Audit Dana Desa Maukabatan Karena Beraroma Korupsi

Ia menambahkan bahwa betapa pentingnya para anggota PKK, Kader Posyandu,dan anggota KWT untuk dapat memahami materi pelatihan sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya harapkan agar nantinya ibu-ibu anggota KWT Luni Tbaiseun dan kader Posyandu ini memiliki tambahan pemahaman yang baru tentang kebutuhan gizi bagi bayi balita, dan hal ini dapat ditindaklanjuti di rumah tangga sebagai inovasi dalam rangka peningkatan gizi dan ekonomi rumah tangga,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Bannae Kristo Kono yang hadir dan memantau kegiatan tersebut mengharapakan agar pelatihan ini dapat mewujudkan konsumsi pangan lokal sebagai dasar pemenuhan gizi rumah tangga.

Baca Juga  Satu Warga NTT Positif Virus Covid-19

“Untuk menambah keterampilan masyarkat terkhususnya ibu-ibu di desa, maka sangatlah penting untuk mempelajari menu-menu makanan berbahan lokal.

Kristo juga mengatakan selaku kepala Desa Bannae dirinya akan terus menjalin komunikasi dengan dinas-dinas teknis lainnya untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kualitas SDM di desa” sambungnya.

Sebagai Nara sumber pada pelatihan ini adalah ibu Emiliana Sako, Susi Melawati, Daniel Amfotis, Ibu Maria Goreti Opat dari Badan penyuluh pertanian kecamatan Insana Barat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA