Bupati Malaka Mulai Tata Infrastruktur Pasar Tradisional

- Editor

Minggu, 12 Desember 2021 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-ntt.com – Pemerintah Kabupaten Malaka akan mulai menata dan membenahi infrastruktur pasar-pasar tradisional yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Malaka, termasuk di setiap kecamatan dan desa yang merupakan aset daerah.

Penataan dan pembenahan tersebut sebagai upaya konkret pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat termasuk kegiatan transaksi jual beli hasil yang ada di masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH di sela-sela pemantauan lokasi pasar tradisional di Besikama, Kecamatan Malaka Barat, Minggu (12/12/2021)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Simon Nahak menambahkan, Pemerintah pada prinsipnya tidak bisa berdiam diri dengan aset-aset yang dimiliki. Harus ada kejelasan dan kepastian hukumnya.

“Agar aset-aset pemerintah menjadi jelas poinnnya adalah legalitas. Khusus di Besikama untuk pemilik lahan yang selama ini ditempati untuk dijadikan pasar, harus diklirkan secara hukum sehingga menjadi pasti l dan repsesentatif untuk masyarakat berjualan,” ungkapnya.

Baca Juga  Cegah Kecelakaan, Polisi TTU Larang Mengemudi di Bawah Pengaruh Miras

Hal lain yang menjadi perhatian adalah dengan adanya penataan dan pengelolaan yang lebih representatif perlu adanya retribusi dan sharing retribusi mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

“Sebab jika tidak diatur dengan baik akan menjadi mubazir, padahal ini adalah aset yang menghasilkan. Misalnya membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Sekali lagi, kita akan tata dan atur secara baik untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya lagi.

Ditanya, bentuk penataannya seperti apa, Bupati yang berprofesi advokat ini merincikan, pihaknya akan segera merancang untuk membuat bangunan dengan ruang-ruang yang dapat disewakan oleh penjual.

Baca Juga  Mahasiswa KKN UCB Hadirkan Pos Baca di Desa Naukae

“Ada beberapa komponen yang terkait di dalam pembangunan itu yakni bangunan itu sendiri yang bisa dibagi dengan ruang-ruang untuk disewakan, juga akan disiapkan lokasi parkiran yang memadai. Jika ini dilakukan dengan baik, aset ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan menambah penghasilan untuk daerah,” tandasnya.

Selain Kecamatan Malaka Barat, Bupati Simon yang terkenal dengan moto lebih banyak eksekusi dari pada diskusi ini mengutarakan, dirinya bersama jajaran dan instansi tekhnis terkait akan berkeliling ke semua kecamatan untuk memastikannya.

“Saya akan berkeliling ke setiap kecamatan untuk memastikan aset dan terutama melihat pasar-pasar itu yang selalu dipergunakan masyarakat untuk proses jual dan beli. Saya akan datangi masyarakat dan bekerja buat kebaikan dan kepentingan masyarakat sesuai semboyan bonum commune suprema lex,” tutupnya.

Baca Juga  Henry Simu Sebut, Oknum Teda di Malaka Rangkap Jadi Kuasa Direktur CV, Kontraktor dan Pengawas Proyek

Saat pantauan ke lokasi Pasar Tradisional Besikama, Malaka Barat  tersebut Bupati Malaka mendapat penjelasan secara resmi dari instansi teknis terkait, para pemilik lahan dan masyarakat setempat tentang status tanah pemerintah dan batas-batasnya dengan lahan masyarakat  beserta luas lahan itu.

Hadir mendampingi Bupati Malaka, Albertus Bria (Staf Ahli Bupati Malaka), Romanus Seran ( Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), Rochus Funay Seran ( Kabag Tatapem Setda Malaka), Efraim Bria Seran ( Camat Malala Barat), Herry Klau (Kasie PIKP Diskominfo Malaka) dan Agustina Seran (Kepala Desa Besikama) .

Sumber : diskominfomalaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru