Marselus Mali : Jika Judi Dibiarkan Maka Generasi Muda Akan Hancur

- Editor

Minggu, 3 Oktober 2021 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com – Pemerhati sosial dan pendidikan, Marselus Mali Leto,S.Ag; M.Pd sekaligus Presiden Ruang Pendidikan Malaka menegaskan bahwa jika judi dibiarkan bebas, maka Generasi Muda akan hancur.

Praktik judi Toto Gelap alias Togel di wilayah hukum Polres Malaka, Nusa Tenggara Timur semakin marak dan merajalela, praktik ini seakan tak tersentuh hukum.

Pihak kepolisiaan selama ini juga hanya bisa menangkap agen-agen dan pengecer kalangan bawah, bos besar togel tak tersentuh.

Judi yang terkenal pada masyarakat kalangan menengah ke bawah, memiliki omzet ratusan juta sehari.

Permainan tebak angka ini semakin tak terbentuk, membuat pemerhati sosial & pendidikan menantang polisi untuk menangkap sutradaranya.

“Masyarakat sudah sangat resah, apalagi judi togel ini dilakukan oleh sejumlah bandar yang tak pernah tersentuh oleh aparat kepolisian,” katanya, Minggu (03/10/2021).

Baca Juga  PSI Berpeluang Koalisi dengan Partai Gerindra Hadapi Pilkada Kabupaten Kupang

Tambahnya, praktik ini adalah perjudian yang adalah pelanggaran dan dosa bagi umat manusia.“Ini praktik gelap yang harus polisi tuntaskan jangan lagi membiarkan bandar besar berkuasa,” ujarnya.

Apabila ada pihak-pihak yang mem-backup praktik ini, Marselus meminta supaya polisi mengusut hal tersebut.

“Kalau ada pihak-pihak tertentu yang membackup togel ini, tangkap orang tersebut siapapun dia.”

Baca Juga  Penyebaran Guru di Malaka Tidak Merata, Henry Simu Kritisi Kinerja Kadis Pendidikan

“Siapapun yang menjadi dalang jangan dibiarkan saja, apa lagi ini sudah beredar di Kota hingga ke plosok kampung, mau jadi apa masyatakat kalau seperti ini,” sebutnya.

Baginya, judi akan merusak moral orang dan bisa membuat kecanduan sehingga harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru