Penyebaran Guru di Malaka Tidak Merata, Henry Simu Kritisi Kinerja Kadis Pendidikan

- Editor

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Henry Melky Simu. Foto/net.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Henry Melky Simu. Foto/net.

Betun, jurnal-NTT.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Henry Melky Simu mengkritisi kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yanuarius Boko. Henry Simu sebut penyebaran guru di Kabupaten Malaka tidak merata.

Kepada media ini, Senin (28/02/2024), Henry Simu mengatakan, banyak sekolah negeri di Kabupaten Malaka yang kekurangan guru.

Ia mencontohkan salah satu sekolah yakni Sekolah Dasar Inpres Aidois, di Desa Nanebot, Kecamatan Rinhat yang hanya memiliki satu orang guru Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara guru yang lain di sekolah itu berstatus sebagai guru honor komite.

Akibat penyebaran tenaga guru yang tidak merata ini, lanjut Henry Simu, dapat memperburuk kualitas pendidikan di Kabupaten Malaka.

Henry Simu juga mengaku kecewa dengan sikap Yanuarius Boko, yang sampai hari ini tidak memberikan data sebaran guru kepada dirinya selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka.

“Terkait penyebaran guru di Malaka, saya sudah minta data itu berulang-ulang. Tetapi data itu sepertinya mereka (Yanuarius Boko) tidak mau berikan untuk saya. Bukan baru satu kali saya minta tapi sudah sering saya minta. Tetapi tidak diberikan”, ungkapnya.

Baca Juga  Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara Tetapkan Tersangka dan Tahan Mantan Bendahara Desa Nansean Timur

Penyebaran guru ASN yang tidak merata ini, menurut Henry, membuktikan bahwa kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yanuarius Boko tidak baik.

Seharusnya, kata Henry, Yanuarius Boko perlu melakukan pemetaan sebaran guru di Kabupaten Malaka agar tidak ada lagi pengeluhan terkait kekurangan guru PNS di sekolah-sekolah di desa terpencil.

Henry menyebut ada penumpukan guru ASN di Kota Betun. Bahkan beberapa guru ASN bersertifikasi di beberapa sekolah dasar di Kota Betun harus mencari sekolah lain untuk mengajar agar bisa memenuhi syarat jumlah jam mengajar yang telah ditentukan bagi guru sertifikasi. Sementara di desa-desa terpencil di Kecamatan Rinhat dan kecamatan lainnya guru ASN sangat kurang.

Baca Juga  Kukuh Perjuangkan DOB Amfoang, Panitia Pemekaran Temui Ketua DPRD Kabupaten Kupang

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Malaka agar segera melakukan pemetaan dan penyebaran guru ASN dan guru-guru tenaga kontrak daerah ke sekolah-sekolah terpencil yang mengalami kekurangan guru.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yanuarius Boko yang dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon, belum merespon. Dikirimi pesan melalui aplikasi WhatsApp namun tidak merespon. (epy)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA