Gerakan Mahasiswa Fafinesu Gelar MPAB, Fokus pada Jurnalistik dan Literasi

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 07:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Gerakan Mahasiswa Fafinesu (GMF) baru saja menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dengan tema Teknik Jurnalistik, yang dibawakan oleh, Jho Aban, jurnalis TTU dari Media (BATASTIMOR.COM).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Desa Fafinesu dan dihadiri oleh calon anggota baru GMF periode 2026-2027, Jumat (20/2/2026).

Jho Aban, yang juga merupakan anggota Ikatan Wartawan (INTAN) TTU, membawakan materi yang mencakup pengertian jurnalis, teknik dasar penulisan berita, peran jurnalis di tengah masyarakat, etika jurnalistik, dan peran media dalam organisasi.

Dengan gaya penyampaian yang lugas dan penuh energi, Jho Aban menekankan bahwa jurnalis bukan sekadar penulis berita, tapi penjaga akal sehat publik.

“Menulis bukan hanya soal merangkai kata, tapi soal tanggung jawab moral,” tegas Jho Aban.

Ia berharap materi yang dibawakan dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk berani menulis, bersuara, dan menyampaikan kebenaran secara bertanggung jawab.

Baca Juga  Polsek Kupang Timur Bagi Sembako Untuk 37 KK di Amabi Oefeto

Forum yang dimoderatori oleh Toni Noetef ini berlangsung hidup dan interaktif, dengan para peserta yang antusias menyimak setiap penjelasan yang disampaikan.

Jho Aban juga menyampaikan apresiasinya atas undangan GMF, dan berharap materi yang dibawakan dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda.

Kehadiran Jho Aban dalam MPAB GMF menunjukkan langkah progresif organisasi ini dalam membekali kadernya dengan kemampuan jurnalistik.

Baca Juga  Miris !Nama Lokasi Tiga Pekerjaan Ini Salah Tapi Pokja UKPBJ Kabupaten Kupang Berani Tetapkan Pemenang Lelang

“Organisasi yang kuat bukan hanya yang lantang berbicara, tapi juga yang cerdas menulis dan berani menyuarakan kebenaran,” pungkas Jho Aban.

Dengan demikian, GMF menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan kesadaran kritis di kalangan generasi muda, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berani bersuara.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru

BERITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:17 WITA