Disiplinkan ASN, Pj.Bupati Kupang Minta Tambahan Bus ke Kementerian Perhubungan

- Editor

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alexon Lumba, saat memimpin apel pagi di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (12/06/2924).

Alexon Lumba, saat memimpin apel pagi di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (12/06/2924).

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Meskipun ditentang, difitnah, dihina namun Pj.Bupati Kupang, Alexon Lumba terus bekerja keras untuk mendisplinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang. Tidak hanya marah-marah atas ketidakdisiplinan ASN yang terjadi selama ini namun ia juga memberi solusi untuk meminimalisir ketidakdisiplinan ASN tersebut.

“Tidak ada alasan apapun untuk tidak mematuhi aturan jam masuk dan keluar kantor. Semua harus mematuhi masuk jam 7.30 tanpa terkecuali. Jadi saya mau pelan-pelan meningkatkan disiplin pegawai. Saya banyak ditentang, saya banyak dikecam, saya banyak dihina, difitnah dan lain sebagainya, saya tidak pusing itu, silahkan. Yang penting saya punya niat, saya punya tekat untuk datang dan membangun Kabupaten Kupang” tegas Lumba.

Hal ini disampaikan Alexon Lumba, saat memimpin apel pagi di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (12/06/2924).

Dalam arahannya, Alexon Lumba menekankan peningkatan disiplin dan kinerja dari para pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang.

Alexon Lumba menginformasikan bahwa melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, ia telah berkoordinasi dengan Kementrian Perhubungan untuk meminta tambahan bantuan armada bus untuk membantu memobilisasi para ASN lingkup Pemkab Kupang yang berdomisili di Kota Kupang.

Ia juga memberi apresiasi kepada para pegawai di lingkup Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang atas peningkatan kinerja mereka dalam beberapa waktu ini, setelah diberi atensi khusus olehnya.

Alexon Lumba bangga dengan peningkatan disiplin dari para pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang, terutama halaman kantor DPRD Kabupaten Kupang yang sudah semakin bersih, bahkan lebih bersih dari kantor dinas lainnya di kompleks Kantor Bupati Kupang di Oelamasi.

Baca Juga  Menko Zulkifli Hasan Pantau Koperasi Merah Putih di Desa Noelbaki

Lebih dari itu, peningkatan kinerja dari para pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang juga mendapat apresiasi dari para pimpinan DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Kupang, yang memberi pujian karena adanya peningkatkan kinerja dari para pegawai di lingkungan sekretariat DPRD Kabupaten Kupang,terutama para pegawai honorer.

“Saya terimakasih Pak Sekwan dan teman-teman lokasi kantor sekarang sudah bersih bahkan dia lebih bersih dari kantor perangkat daerah yang lain. Ini adalah respon positif dari Pak Sekwan dan teman-teman jadi saya harapkan ini tetap dipertahankan. Bahkan para pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kupang juga ada beberapa yang WA ke saya berterimakasih atas peningkatan kinerja dari para pegawai disini. Dulu mereka datang tidak ada pegawai,sekarang mereka datang sudah banyak pegawai yang siap bekerja membatu mereka”, ujar Alexon Lumba.

Baca Juga  Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Alexon Lumba juga kembali memberi penekanan khusus pada peningkatan disiplin para pegawai di Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang yang dianggapnya belum terlalu maksimal. Sebab menurutnya,masih banyak pegawai terutama para pegawai honorer yang tidak ikut apel saat itu.

Menurutnya, tidak ada alasan apapun bagi para pegawai di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang di Oelamasi untuk tidak berdisiplin, terutama disiplin waktu untuk mematuhi dan menjalankan jam masuk kantor secara benar dan bertanggung jawab.

Turut mendampingi Pj. Bupati dalam kesempatan apel pagi tersebut, Sekretaris DRPD Kabupaten Kupang Efendi Kusumo, Kabag Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang Roni Natonis, Kabag Persidangan DPRD Kabupaten Kupang Okto Bire, dan Kabag Pengawasan dan Fasilitas Penganggaran Alfius Sitama.

Sumber : Prokopim Kabupaten Kupang

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA