Bupati Malaka Imbau Masyarakat Waspadai Badai La Nina

- Editor

Sabtu, 20 November 2021 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.MH, mengimbau masyarakat Malaka agar selalu waspada menghadapai kemungkinan terjadinya badai La Nina di akhir tahun 2021 ini.

Imbauan ini disampaikan Bupati Simon kepada media ini, Senin (15/11/2021), terkait adanya peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang adanya potensi terjadinya badai La Nina di beberapa wilayah yakni Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian selatan dan Sulawesi bagian selatan.

Dr. Simon mengingatkan warga Malaka yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Benanain dan pesisir pantai agar berhati-hati dan selalu waspada terhadap ancaman terjadinya banjir bandang dan gelombang tinggi di penghujung tahun 2021 ini.

Bupati Simon juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Malaka agar berdoa kepada Tuhan agar dijauhkan dari segala macam bencana.

“Menghimbau kepada seluruh warga yang tinggal dekat DAS (Daerah Aliran Sungai) Benanain, pesisir pantai agar berhati hati dan bersiap siap ketika pada penghujung tahun ketika terjadi badai La Nina, jangan lupa sama sama berdoa kepada Tuhan, Leluhur dan alam Rai Malaka,” pintanya.

Baca Juga  Kadis Nakertrans Malaka: Program Padat Karya Dilaksanakan di 3 titik Pekerjaan Jalan Rabat

Ia juga berharap agar BMKG selalu memberikan informasi terkait perkembangan cuaca kepada masyarakat sebagai peringatan dini agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menghadapai ancaman badai La Nina di akhir tahun 2021.

Dikutip dari detik.com, Jumat (22/10/2021), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada La Nina menjelang akhir tahun 2021. Peringatan ini berdasarkan pengamatan data suhu permukaan laut di Samudra Pasifik terbaru.

“Suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur menunjukkan, saat ini nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina sebesar minus 0.61 pada Dasarian I Oktober 2021. Kondisi ini berpotensi terus berkembang,” ujar BMKG dalam situsnya dikutip detik.com pada Jumat (22/10/2021).

Baca Juga  Dua Balon Bupati Kupang Dekati Imanuel Ballo Sebagai Balon Wakil Bupati

Berdasarkan kejadian La Nina pada 2020, curah hujan akan mengalami peningkatan pada November 2021-Januari 2022. Terutama di wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali hingga NTT, Kalimantan bagian selatan dan Sulawesi bagian selatan. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA