Aparat Hukum Diminta Lidik Pembangunan Gedung Parkir di Kantor Bupati Kupang

- Editor

Minggu, 7 Mei 2023 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun, ST.

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun, ST.

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun meminta aparat hukum agar melakukan penyelidikan atas pembangunan gedung parkir yang dibangun Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kupang. Pasalnya pembangunan dua unit gedung parkir tersebut terindikasi korupsi karena dibangun tanpa melalui proses pengadaan barang dan jasa di Unit Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Permintaan ini disampaikan Anton kepada media ini, Sabtu (06/05/2023).

Anton Natun mengatakan, pembangunan dua unit gedung parkir oleh Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang tersebut dilakukan tanpa mekanisme pengadaan barang dan jasa di UKPBJ Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab itu Anton meminta aparat hukum agar segera melakukan penyelidikan atas pembangunan gedung parkir yang dibangun mengunakan APBD Kabupaten Kupang tahun 2023 tersebut.

Menurutnya, Novita Foenay selaku Pengguna Anggaran (PA) dan John Sula selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) harus dimintai pertanggungjawaban hukum atas pembangunan dua unit gedung parkir tersebut.

Baca Juga  Optimis Oase Dapat Dukungan Parpol: Sebastianus Salang: "Kami Yakinkan Parpol Bahwa Hari ini NTT butuh Kami"

” Novita Foenay selaku Pengguna Anggaran dan John Sula selaku KPA harus dimintai pertanggungjawaban hukum”, tegas Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Kupang ini”, ujarnya.

Langkah penyelidikan oleh aparat hukum tersebut, lanjutnya, perlu dilakukan agar dugaan korupsi dalam pembangunan dua unit gedung parkir senilai ratusan juta itu menjadi terang benderang.

“Jika dalam proses penyelidikan, aparat hukum tidak menemukan adanya indikasi korupsi maka sudah pasti negara tidak dirugikan. Namun jika dalam proses penyelidikan tersebut ada indikasi korupsi maka pihak-,pihak yang terlibat dalam pembangunan dua unit gedung parkir tersebut harus bertanggungjawab”, ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kupang diduga kuat membangun tempat gedung parkir kendaraan di belakang kantor Bupati Kupang dan samping pos jaga Satpol PP, tepatnya di bagian barat gedung kantor Bupati Kupang tanpa melalui proses pengadaan di Unit Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Kupang.

Baca Juga  Bupati Malaka Apresiasi Seluruh Lintas Elemen Sebagai Ujung Tombak Rai Predikat WTP

Sumber terpercaya media ini di Kantor Bupati Kupang, Rabu (02/04/2023), menyebutkan, pembangunan dua unit tempat parkir kendaraan tersebut dilaksanakan pada tahun anggaran 2023.

Namun menurut sumber, pembangunan dua unit gedung parkir itu tanpa melalui mekanisme pengadaan di UKPBJ.

Pelaksa tugas (Plt) Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay selaku Pengguna Anggaran (PA) pekerjaan parkiran di Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang tersebut ketika dikonfirmasi media ini enggan berkomentar banyak.

Novita mengaku tidak tahu menahu soal pembangunan parkiran yang dilakukan Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang tersebut.

“Siapa yang bilang (pembangunan gedung parkir itu tidak sesuai mekanisme pengadaan di UKBJ). Beta (saya) son tau (tidak tahu). Siapa yang bilang? Informasi dari mana”? tanya Novita.

Ia meminta media ini untuk langsung menanyakan persoalan pembangunan gedung parkir yang diduga tidak melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa di Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang tersebut.

Baca Juga  Gadis Muda Diduga Diperkosa oleh Tiga Orang Laki-laki, Polisi Buru Pelaku

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian (Kabag) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) UKPBJ Kabupaten Kupang, Asisten II Setda Kabupaten Kupang, Mesakh Elfeto yang dikonfirmasi media ini mengaku tidak tahu menahu soal pembangunan gedung parkir oleh Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang tersebut.

Sebab menurutnya, dalam tahun anggaran 2023 ini belum ada satupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kupang yang mengirimkan program kegiatan untuk ditayang di sistem LPSE.

“Saya tidak tahu. Belum ada (proses pengadaan barang dan jasa di LPSE)”, jelasnya.

Kabag Umum Setda Kabupaten Kupang, John Sula yang dikonfirmasi media ini mengatakan, bangunan parkiran di belakang kantor Bupati Kupang tersebut tidak perlu melalui mekanisme pengadaan di UKPBJ Kabupaten Kupang tapi cukup dengan pencatatan.

“Tidak perlu (proses melalui UKPBJ). Cukup dilakukan pencatatan. Bisa dengan pencatatan”, ungkapnya singkat. (epy)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA