STIKUM dan UNITAL Gelar Seminar Internasional : Peranan Hukum Adat Dalam Penyelesaian Masalah Sosial di Wilayah Perbatasan RI – Timor Leste

- Editor

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.,MH

Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.,MH

Kupang, jurnal-NTT.com – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.,MH Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, gandeng Universidade Oriental De Timor Lorosae (UNITAL) Dili, Timor Leste menggelar seminar internasional bertajuk “Peranan Hukum Adat dalam Penyelesaian Masalah Sosial di Wilayah Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste”.

Seminar internasional ini akan menghadirkan Rektor Universidade Oriental De Timor Lorosa (UNITAL), Joaquin de Jesus Vaz, dan Dr.Gregorius Neonbasu, SVD. Sebagai pembicara.

Kepada media ini Selasa (14/05/2024), Direktur STIKUM, Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH mengatakan, seminar internasional itu terselenggara berkat kerjasama STIKUM dan UNITAL.

Ia menjelaskan, Rektor UNITAL hadir di Kota Kupang, Provinsi NTT dalam rangka penandatanganan kerjasama dengan salah satu universitas swasta di Kota Kupang, Provinsi NTT.

Usai melaksanakan kegiatan penandatanganan kerjasama tersebut, Rektor Joaquin de Jesus Vaz akan hadir sebagai pemateri pada seminar Internasional bertajuk “Peranan Hukum Adat dalam Penyelesaian Masalah Sosial di Wilayah Perbatasan Republik Indonesia – Timor Leste”.

Tujuan seminar itu, kata Prof Usfunan, adalah untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah dan masyarakat kedua negara tentang peranan hukum adat dalam penyelesaian berbagai masalah sosial yang terjadi di perbatasan kedua negara.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Malaka Bertemu Kadis Pendidikan Provinsi NTT

“Contohnya kalau ada oknum masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara terlanjur memasuki kawasan wilayah Distrik Oecusi lalu ditangkap polisi nasional Timor Leste, penyelesaian bisa mengunakan hukum adat”, jelasnya.

Guru Besar Universitas Udayana Denpasar Bali ini mengatakan, Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste memilik kultur yang sama. Sebab itu tidak salah jika kedua negara mengedepankan hukum adat dalam upaya penyelesaian setiap masalah sosial yang terjadi di perbatasan kedua negara.

Menurut Prof Usfunan, Rektor Joaquin de Jesus Vaz adalah sahabat baiknya. Beberapa waktu lalu, Prof Usfunan pernah diundang ke UNITAL saat dirinya berkunjung ke Timor Leste dalam rangka penjajakkan kerjasama antar lembaga dengan beberapa universitas, termasuk Universidade Da Paz (Unpaz) Dili dan beberapa universitas lainnya.

Baca Juga  2 Tahun Pungli Pakai Cap Palsu, Oknum Kabid di TTU Menunggu Surat Pemecatan

Ia mengatakan, seminar internasional tersebut akan dilangsungkan pada Kamis, 16 Mei 2024, Pukul 14.00 WITA, bertempat di Kampus STIKUM, Jln.Pendidikan, Nomor 6, Nasipanaf, Penfui, Kupang. Seminar tersebut terbuka untuk umum.

Seminar internasional ini akan dipandu Sipri Klau, selaku moderator yang saat ini menjabat sebagai pemimpin redaksi portal berita jurnal-NTT.com. (epy)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru