Pantau Harga Sembako di Pasar Oesao, ini Harapan Bupati Kupang

- Editor

Rabu, 27 Maret 2024 - 15:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Bupati Kupang Korinus Masneno mengunjungi Pasar Oesao dalam rangka operasi harga pasar dan melihat kestabilan harga Sembako yang menjadi kebutuhan hidup masyarakat. Turut hadir bersama Bupati Kadis Perindag Kristian Koroh, Kadis Pertanian Amin Juariah, Camat Kupang Timur Denny Tadoe, Kabag Ekonomi Setda Joppy Nau, Kabag Protokol Beni Selan dan Lurah Oesao Sigit Manafe.

Dalam kunjungannya orang nomor satu di Kabupaten Kupang tersebut berharap harga Sembako di pasar Oesao dan pasar lainnya normal dan tidak mengalami kenaikan harga yang tinggi dan memberatkan masyarakat.
Bahkan dalam kesempatan tersebut dirinya berdiskusi dan menanyakan langsung kondisi harga dan persediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng dan lainnya.

Menemui beberapa pedagang Masneno menemukan telah terjadi penurunan harga beras dan komoditi lainnya. Kendati demikian memang masih ada penjual yang mau menghabiskan stok beras lama di gudang namun tetap diharapkan tidak menaikan harga diluar ketentuan.

Bupati Masneno mengharapkan harga pasar dapat stabil sesuai dengan penerimaan dari Produsen.

“Kita sangat berharap harga beras, gula, minyak dan bahak pokok lainnya ini dapat terus stabil. Kita syukuri juga karena sampai saat ini, khusus kenaikan harga beras sudah menurun cukup jauh dari harga Rp. 20.000 perkilo turun menjadi Rp. 16.000 perkilo. Jika penjualan stok yang lama habis, maka akan diperkirakan harga beras akan semakin menurun.” Ungkap Masneno.

Besar harapan Bupati Masneno kegiatan operasi pasar ini bisa menolong masyarakat yang ekonomi kecil bisa memanfaatkan pangan dengan harga normal terkhusus memasuki hari-hari raya. Sementara untuk ketersediaan bahan pokok terkhusus beras, informasi dari Bulog dalam kondisi aman dan tersedia termasuk saat memasuki hari Raya Paskah dan Idul Fitri mendatang.

Baca Juga  Capaian Vaksin di Malaka Meningkat, Bupati Simon Berikan Apresiasi Untuk Semua Pihak

Penjual beras dan kebutuhan pokok lainnya di pasar Oesao, ibu Asty Cida mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati Kupang di pasar Oesao. Dikatakannya harga beras sudah mulai normal namun ada beberapa yang masih menjual dengan harga kenaikan kemarin, yakni 85.000 per 5 kilo demi menghabiskan sisa stok jualan. Harga telur dan ayam pun masih tetap meski sudah memasuki hari raya paskah dan Idul Fitri. Tidak hanya beras, harga minyak goreng dan gula juga relatif masih diatas tergantung harga yang didapat dari agen.
Sementara itu penjual ayam dan telur di pasar Oesao Baharudin atau yang akrab dipanggil paman Aco menyatakan harga telur dan ayam tergantung ukuran. Namun tidak mengganggu harga pasar karena harganya tetap stabil dengan harga mulai dari Rp. 60.000 hingga Rp. 150.000. Dijelaskannya bahwa para pedagang ayam dan telur mengambil stok ayam tidak hanya dari kupang, melainkan dari Atambua hingga Nagekeo untuk memenuhi kebutuhan dan kualitas ayam dari Kupang masih tergolong lebih kecil.

Baca Juga  Buka Program S2 Hukum Pemerintahan, Prof Usfunan: "Saya Paling Alergi yang Namanya Kuliah Abal-Abal"

Pada kesempatan itu juga, Bupati Kupang Korinus Masneno mengunjungi terminal didalam Pasar Oesao. Dirinya berpesan dengan penataan dan penertiban arus transportasi yang intensif melalui Dinas Perhubungan arus kendaraan masuk keluar oesao bisa berjalan baik dan menghindari kemacetan yang dapat menganggu arus transportasi di jalan Timor Raya.

Sumber : Prokopim Kabupaten Kupang

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman
Kuasa Hukum Sebut Pemberitaan Soal Falen Kebo Sudah Masuk Kategori Fitnah
Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:35 WITA

Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:53 WITA

KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WITA

BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:12 WITA

Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Berita Terbaru