Bupati Simon: Ini Bukan Program Satu-Satunya

- Editor

Kamis, 4 November 2021 - 19:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – “Ini bukan program satu-satunya swasembada pangan tetapi ini salah satu sub kecil bagian dari program swasembada pangan” tegas Pemimpin Daerah Kabupaten Malaka Dr Simon Nahak, S.H., M.H., dalam sambutan penyaluran bantuan beras, di beberapa titik pada hari Kamis (4/11/2021).

Bupati Malaka untuk kedua kalinya melakukan penyaluran bantuan beras kepada masyarakat yang terdampak langsung bencana badai seroja ataupun banjir bandang di beberapa titik lokasi Kabupaten Malaka, diantaranya, Susteran Weoe, Gereja Paroki Besikama, Jemaat Paniel Lo’o Maten, GMIT Jemaat Immanuel Maktihan, GSJA (Gereja Sidang Jemaat Allah) “Haleluya” Motaulun.

Baca Juga  Banyak Oknum Pejabat di Kabupaten Kupang Dinilai Bergaya Hidup Hedon

“Kami dipilih untuk melayani dan tugas pelayanan itu wujud nyatanya seperti pembagian beras karena tidak bisa kami menikmati sendiri jadi kami harus memberi kepada sesama warga yang membutuhkan dan di Lo’o Maten ini termasuk salah satu tempat yang terdampak bencana seroja ” ungkap Bupati Simon dalam sambutan penyerahan bantuan beras di Jemaat Paniel Lo’o Maten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berada di Gereja GMIT Besikama, Bupati Simon menyampaikan kepada Ibu Pendeta dan para jemaat supaya terus berupaya untuk menjaga kesehatan.

Baca Juga  Dua Tempat Ibadah Di Kabupaten Malaka Dapat Bantuan CSR Dari Bank NTT

“Kesehatan sangat penting untuk itu saya pesan kepada ibu pendeta supaya setiap kebaktian tolong sampaikan kepada jemaat untuk jaga kesehatan. dan juga bagi yang belum vaksin segera didaftarkan untuk divaksin. Jikalau Gereja bersedia maka saya minta kesediaan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid untuk memberikan vaksin kepada umat sehingga kesehatan rakyat Malaka betul-betul terwujud” tandas Bupati Malaka penuh harap.

Baca Juga  Rawan Pangan, Warga Desa Alala dan Desa Nanebot Terpaksa Makan Sagu

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Folgen Fahik menyampaikan laporan singkat bahwa bantuan beras yang disalurkan sebanyak 3.779,28 kilogram.

“Beras tersebut akan dibagikan kepada gereja Katolik dan Protestan yang terdampak langsung bencana seroja di Kabupaten Malaka,” jelas Folgen

Rinciannya Gereja Katolik sebanyak 3 Gereja, Gereja Protestan sebanyak 5 Gereja dan biara susteran sebanyak 7 biara.

“Masing-masing gereja dan akan biara mendapat 250 kilogram beras tersebut,” pungkas Kadis Folgen Fahik

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman
Kuasa Hukum Sebut Pemberitaan Soal Falen Kebo Sudah Masuk Kategori Fitnah
Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:35 WITA

Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:53 WITA

KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WITA

BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:12 WITA

Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Berita Terbaru