Prof Rokhmin Dahuri Ungkap 2 Potensi Perikanan Malaka, Bupati Simon: Perlu Ada SDM Lokal Menanganinya

- Editor

Selasa, 9 November 2021 - 12:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Dalam kunjungan Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong era Presiden Megawati Soekarnoputri, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS menyampaikan Perikanan di kabupaten Malaka Kalau ditinjau dari segi potensi ada 2 yakni perikanan penangkapan dan perikanan budidaya.

Perikanan tangkap menurut Prof Rokhmin Dahuri, di kabupaten Malaka Potensi produksi lestari dari laut kabupaten Malaka itu mencapai 135.000

Oleh karena itu, kata Prof Dahuri, kehadiran saya dan prof Budiyono dari ITB Bertekad untuk meningkatkan teknologi penangkapan ikannya baik dari segi kapal maupun dari segi tangkapan ikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kita akan meningkatkan penangkapan dari produksi lestari”, ujar Prof Dahuri.

Terkait tambak garam, Prof Dahuri, kita masih import hampir 4juta ton garam untuk industri. kalau untuk garam konsumsi sudah sesuai swasembada.

Prof Dahuri juga menegaskan akan bangun industri pengolahan di Malaka supaya ada nilai tambah dan lapangan pekerjaan tercipta dimana akan ada efek pengganda atau multifer efek karena kalau sudah ada pabrik pengolahan ikan, pasti ada hotel, ada jasa transportasi ada jasa keuangan, jasa packing dan lainnya.

Baca Juga  Pemaparan Program Akhir Tahun, Bupati Simon: Focus Kawal Persawahan Melalui Dinas Teknis.

“Kita mau membangun Malaka bukan hanya 5 atau 10 tahun tapi berkelanjutan maka pak Ismail punya tugas itu bagaimana memastikan ekosistem pesisir laut itu tidak rusak”, ucap Prof Dahuri

Prof Dahuri berjanji sebagai penasehat menteri, tentunya setelah pulang saya akan yakinkan menteri untuk bangun Malaka mengingat potensinya bagus Lalu ada hal yang lebih strategis bahwa kabupaten ini perbatasan dengan Negara Timor Leste.

Prof Dahuri punya harapan untuk ke depannya, masyarakat Malaka bisa makmur, sejahtera dengan basis dasar ekonomi kelautan perikanan seperti tangkap, budidaya, industri pengolahan, tambak garam, nanti lebih berkembang lagi industri upaya teknologi seperti prodak laut untuk farmasi untuk kosmetik, itulah ekonomi biro bukan hanya ikan dan udang dan akaranga tetapi produk-produk farmasi dan non-food.

Baca Juga  Gagal Sidang LKPj, Anton Natun Minta Golkar Copot Ketua DPRD Kabupaten Kupang

“Untuk bisa menggapai semua itu peran media sangat dibutuhkan. karena itu kepada Adik-adik wartawan juga harus bantu Pak Bupati untuk pemasaran baik sehingga masyarakat mau terjun ke laut”, kata Prof Dahuri

Sementara itu Prof. Budiyono mempertegas bahwa akan segera mengembangkan teknologi di Malaka untuk membantu masyarakat nelayan semua bisa menjadi makmur dan menjadi sejahtera.

Sebagai Kepala Daerah Kabupaten Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., kembali menyatakan keseriusannya untuk membangun kabupaten Malaka.

“Saya sangat serius untuk membangun daerah ini, karena itu saya mengundang Prof. Dahuri yang betul-betul membidangi keahlian artinya kehadiran prof dengan kawan-kawan ini tentu menjadi sesuatu berkat buat kita”, ungkap Bupati Simon

Prof. Dahuri pada dasarnya memiliki penampilan sederhana, rendah hati mau membantu masyarakat Malaka. Spiritnya adalah karena letak geografis Malaka itu ada di perbatasan nah itu yang layak kita jual karena itu yang kita harus siapkan.

Baca Juga  Pemda Malaka Mengajukan Pinjaman Dana Di Bank NTT, Demi Percepatan Proses  Pembangunan Di Malaka

Bupati Simon mengakui kalau Prof. Dahuri dan Tim mau membantu untuk memfasilitasi tapi bagaimana dengan sumber daya manusia (SDM) yang ada di Malaka. Tentunya kita mesti miliki SDM yang mumpuni dalam bidang kelautan dan perikanan.

Untuk itu ke depannya, kata Bupati Simon perlu ada sekolah advokasi yang khusus menangani bidang perikanan dan kelautan untuk meningkatkan cara-cara tradisional ke cara modern. Karena itu kita perlu sumber daya manusia khusus sumberdaya lokal yang ada di Malaka.

“Saya punya persiapan seperti itu dan grand desainnya nanti saya dengan Prof Dahuri mendesain seperti apa supaya ada sekolah vokasi yang khusus menangani kelautan”, pungkas Bupati Simon. (Oll)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA