Judi di Malaka Marak di Tengah Pandemi, Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Para Pelaku

- Editor

Rabu, 7 Juli 2021 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Praktik perjudian diKabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) marak di tengah pandemi Covid-19. Mirisnya, praktik perjudian di Malaka ini juga melibatkan anak di bawah umur.

Pantauan media ini di lokasi perjudian, Rabu (7/7/2021), praktik berbagai bentuk perjudian dipertontontonkan oleh para pencinta judi.

Parahnya lagi, ada anak di bawah umur berperan sebagai bandar dadu.

Mario, salah satu warga Dusun Laran yang tinggal tidak jauh dari lokasi judi mengaku resah dengan aktivitas judi tersebut karena mengumpulkan banyak orang. Padahal saat ini Malaka masuk zona merah pandemi Covid-19.

Menurut Mario, praktik judi dilarang hukum. Namun oknum-oknum penjudi tidak memperdulikan larangan hukum tersebut. Dan malah praktik judi semakin menjamur di Kabupaten Malaka.

Baca Juga  Menjelajahi Keindahan Tersembunyi: Geowisata Timor Tengah Utara dari Leluhur ke Bumi

“Kami sangat prihatin dengan maraknya judi sabung ayam yang semakin merajalela, apalagi Malaka zona merah,” kata Mario.

Karena itu, Mario berharap aparat penegak hukum tidak tutup mata terkait maraknya perjudian yang melibatkan anak usia dini itu.

“Ini Malaka kalau mau dibilang zona merah, seharusnya aparat penegak hukum harus bubarkan maraknya perjudian itu,” harap Mario.

Baca Juga  Gawat ! Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang Diduga Bangun Gedung Parkir Tanpa Melalui Mekanisme Pengadaan

Pantauan media ini, aparat Kepolisian Polres Malaka berhasil menggerebek praktik perjudian itu. Namun belum diketahui apakah ada pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan polisi.

Kapolres Malaka, AKBP, Rudy J.J Ledo, SH.SIK yang dikonfirmasi media ini terkait penggerebekan judi di Dusun Laran tersebut belum merespon. (cel)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA