KEFAMENANU, JURNALNTT – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah kembali menunjukkan solidaritasnya. Tiga truk berisi bantuan logistik dasar jilid II dilepas secara resmi untuk korban gempa Flores di halaman Kantor Bupati TTU, Sabtu (5/9/2026), seusai kegiatan Car Free Day.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati TTU Yosep Falentinus Dellasale Kebo, didampingi Wakil Bupati , Kamilus Elu, Ketua DPRD, Kristoforus Efi, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto dan Kasi Intel Kejari TTU, Hafiz Ritonga.
Bupati Falen Kebo menegaskan bantuan kali ini sengaja dirancang berbeda dari bantuan sebelumnya. Pemkab TTU dan jajaran tidak hanya mengirim sembako, tetapi juga menyasar kebutuhan spesifik kelompok rentan di pengungsian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Aksi kemanusiaan ini untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa Flores. Kita peka terhadap kebutuhan mendasar di pengungsian. Kalau dikasih uang tunai semua juga kurang bagus karena mau membeli di mana. Makanya yang kita kirim logistik dasar supaya mereka cepat pulih,” ujar Falen Kebo kepada awak media.
Bupati dan Kapolres TTU sebelumnya telah meninjau langsung kondisi di Kabupaten Ende dan Nagekeo. Dari hasil tinjauan itulah diputuskan bantuan diarahkan ke Ende karena tingginya kebutuhan tenda, senter, dan seragam sekolah.
“Saat di Ende, ada anak-anak yang menghampiri dan minta seragam. Selain seragam, mereka juga sangat butuh tenda dan senter untuk malam hari. Kita sesuaikan dengan kondisi lapangan agar tidak terjadi penumpukan jenis bantuan yang sama,” jelasnya.
Bantuan senilai total Rp135 juta ini merupakan hasil penggalangan dana kolaboratif Pemkab TTU, Polres TTU, Kodim 1618/TTU, Kejari TTU, Forkopimda, dan masyarakat melalui Konser Amal “Nada Harapan TTU untuk Flores”.
Rincian Bantuan Pemkab TTU berupa, Mie instan: 100 dos, Terpal: 25 buah, Susu Dancow: 14 dos / 224 renteng, Popok bayi: 50 pcs, Selimut: 50 buah, Biskuit: 40 kaleng, Air mineral: 100 dos, Seragam SD dan SMP serta Senter.
Sedangkan Rincian Bantuan Polres TTU berupa, Beras : 2.050 kg, Air mineral: 200 dos, Mie instan: 161 dos, Minyak goreng: 52 dos, Susu Dancow: 20 dos, Biskuit: 10 dos, Sabun cuci dan sabun mandi: 4 dos, Popok bayi: 12 dos, Pembalut wanita: 2 dos, juga Tas sekolah dan alat tulis: 150 paket
Bupati Falen Kebo merinci bahwa bantuan logistik jilid II ini diprioritaskan untuk Kabupaten Ende. Sementara untuk Kabupaten Nagekeo, Pemkab TTU sebelumnya telah menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp100 juta yang diterima langsung oleh Bupati Nagekeo.
“Pada 31 Agustus lalu bantuan sembako baru diserahkan secara simbolis. Sekarang kita kebut pengiriman 3 truk ini agar cepat sampai di Flores,” tambahnya.
la juga menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU untuk mengecek sisa stok seragam SD dan SMP di gudang. Jika masih ada, akan kembali dikirim untuk anak-anak korban bencana di Flores.
“Memang saat ini pemerintah daerah tidak memiliki ketersediaan anggaran. Berkat inisiatif teman-teman Forkopimda, khususnya Polres TTU, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores,” tutup Yosep.
Pengiriman bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian warga TTU. Harapannya, logistik yang tiba dapat segera meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di Flores.
Penulis : Mario
Editor : Maryo Usboko
Sumber Berita: JurnalNTT






