81 Tahun Merdeka, Warga Oelamuke di TTU Masih Hidup dalam Gelap

- Editor

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT – Di usia ke-81 kemerdekaan Indonesia, warga Dusun Oelamuke, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT masih menanti kehadiran Negara. Setiap malam mereka hidup dalam gelap.

Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Mutis (IMAPELTIS) Kefamenanu, Emanuel Kefi, dalam rilis yang diterima, Minggu (23/8/2026).

” Bagi sebagian orang listrik cukup dengan menekan sakelar. Bagi warga Oelamuke, cahaya listrik hingga kini masih sebatas penantian tanpa kepastian, ” ujar Emanuel.

Menurut Emanuel, Wilayah Oelamuke sebenarnya sudah pernah disurvei terkait kebutuhan listrik. Namun setelah survei dilakukan, warga belum menerima jawaban mengenai hasil, rencana, maupun jadwal realisasi.

“Pemerintah dan pihak terkait tidak boleh membiarkan penantian masyarakat berhenti hanya pada survei dan dokumen perencanaan. Jika sudah disurvei, apa hasilnya? Jika sudah masuk dalam perencanaan, kapan direalisasikan? Dan jika ada kendala, mengapa masyarakat belum mendapatkan penjelasan secara terbuka?” katanya.

Baca Juga  Usai Deklarasi, Ribuan Pendukung Antar Paket Gemoy Mendaftar ke KPU

IMAPELTIS Kefamenanu menyoroti Pemerintah Desa Tasinifu, Pemerintah Kecamatan Mutis, Pemerintah Kabupaten TTU, serta PLN agar segera memberikan kejelasan mengenai status dan tindak lanjut pembangunan listrik di Oelamuke.

Bagi organisasi itu, pembangunan bukan sekadar angka dan laporan. Pembangunan diukur dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.

“Listrik bukan kemewahan. Cahaya bukan hadiah. Listrik adalah kebutuhan masyarakat,” tegas Emanuel.

Ia menambahkan, momentum 81 tahun Indonesia merdeka seharusnya menjadi pengingat agar kemerdekaan benar-benar dirasakan sampai ke pelosok.

Baca Juga  Setelah Dilantik, Bupati Malaka Kunjungi 11 Rumah Adatt

“Malam terus berganti malam. Tahun terus berganti tahun. Masyarakat Oelamuke masih menunggu cahaya. Mereka tidak meminta yang berlebihan. Mereka hanya ingin merasakan terang di rumah sendiri,” ujarnya.

Pertanyaan yang kini mengemuka sederhana namun mendesak: sampai kapan masyarakat Oelamuke harus menunggu?

IMAPELTIS Kefamenanu menyatakan akan terus mengawal persoalan ini secara kritis dengan mengedepankan data, kepentingan masyarakat, dan keadilan dalam pembangunan***.

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Praktisi Hukum Apresiasi Polda NTT Ungkap Pelaku di Balik Akun “Lika Liku NTT”
43.445 KK TTU Terima Bantuan Beras Dari Pemerintah
1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi
Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste
75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I
Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:47 WITA

81 Tahun Merdeka, Warga Oelamuke di TTU Masih Hidup dalam Gelap

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:33 WITA

Praktisi Hukum Apresiasi Polda NTT Ungkap Pelaku di Balik Akun “Lika Liku NTT”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WITA

43.445 KK TTU Terima Bantuan Beras Dari Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:35 WITA

1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:31 WITA

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste

Berita Terbaru

BERITA

43.445 KK TTU Terima Bantuan Beras Dari Pemerintah

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:13 WITA

ADVERTORIAL

Pemerintah Kabupaten Kupang Berdoa Untuk Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:02 WITA