UB dan Undana Optimalisasi Penanaman Padi dengan Pengaplikasian Mulsa di Kabupaten Nagekeo

- Editor

Selasa, 6 Agustus 2024 - 07:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman padi dengan sistem Jajar Legowo di nagekeo. Foto : istimewa

Penanaman padi dengan sistem Jajar Legowo di nagekeo. Foto : istimewa

Nagekeo, jurnal-NTT.com – Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) mengoptimalisasi penanaman padi dengan aplikasi Mulsa di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (04/08/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program transfer teknologi dan pengetahuan terkait budidaya padi, yang dilaksanakan melalui Program Dana Padanan Tahun 2024.

Nagekeo memiliki potensi lahan sawah yang sangat luas, namun terdapat beberapa kendala yang harus diatasi, seperti keterbatasan air, kesuburan tanah yang rendah, dan perubahan kimia tanah yang merugikan pertumbuhan tanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kondisi geografis NTT yang memiliki curah hujan sangat rendah, hanya sekitar 5 mm/hari, resiko kekeringan menjadi tantangan utama dalam budidaya padi.

Baca Juga  Stunting Masih Menjadi Isu Strategis dan Program Prioritas Perencanaan Pembangunan 2025

Aplikasi Mulsa menjadi solusi inovatif untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit, sehingga tanaman padi dapat tumbuh dengan baik. Mulsa, yang dapat berupa bahan organik atau plastik, berfungsi untuk menutupi permukaan tanah, mengurangi penguapan air, dan menjaga stabilitas suhu tanah.
Pendampingan yang dilakukan mencakup beberapa tahapan, yaitu:

1. Penyiapan Mulsa dan Sarana Prasarana Pendukung: Tahap awal ini memastikan ketersediaan mulsa dan alat-alat yang diperlukan untuk aplikasi di lahan pertanian.

2. Pengaplikasian Mulsa di Lahan: Mulsa diaplikasikan secara merata di seluruh area tanam padi, memastikan setiap tanaman mendapatkan manfaat maksimal dari mulsa.
Pengukuran, Pengamatan Suhu, pH, Kelembaban, Tanah, dan Air: Pemantauan kondisi tanah dan air dilakukan secara rutin untuk memastikan lingkungan tumbuh yang optimal bagi tanaman padi.

Baca Juga  Wabup Kupang Minta Kabag Umum Setda John Sula Jangan Asal Bicara

3. Pengamatan Pertumbuhan Tanaman Padi: Perkembangan tanaman padi diamati untuk memastikan tanaman tumbuh sehat dan produktif.

4. Pengukuran Hasil Panen Padi: Tahap akhir ini melibatkan penilaian hasil panen untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan mulsa dalam meningkatkan produktivitas padi.
Pendampingan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan yang melibatkan narasumber berpengalaman, bekerja sama dengan dosen dari Universitas Brawijaya dan Universitas Nusa Cendana serta praktik secara implementatif di lapangan.

Baca Juga  Bupati Malaka Hadiri Launching Apkasi Otonomi Expo 2022 di Medan

Dengan demikian, para petani mendapatkan pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.

Melalui pengaplikasian teknologi mulsa, diharapkan produktivitas padi di Kabupaten Nagekeo dapat meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya akan berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani setempat. Program ini menjadi langkah nyata dalam menghadapi tantangan iklim dan keterbatasan sumber daya, serta mendukung pertanian berkelanjutan di NTT.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Setahun Jaga Perbatasan RI – Timor Leste, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Purna Tugas
Bupati TTU Ingatkan Batas Kritik : Bedakan Jabatan Publik dan Ranah Privat Keluarga
Usut Dugaan Korupsi Perumda Air Minum Tirta Cendana, Kejari TTU Periksa 35 Saksi dan 3 Ahli
Bupati TTU Hadiri Komuni Pertama Perdana di SLBN Benpasi
Gertak Wartawan Soal Fakta Sidang, Kuasa Hukum Bupati TTU Justru Tersorot Dugaan Aliran Dana ke Rekening Dekranasda
DPRD NTT Desak Disdikbud Segera Lantik Ratusan Calon Kepala SMA/SMK
Disdikbud NTT Tanggapi Keluhan Ratusan Calon Kepala Sekolah SMA/SMK Soal Kepastian Pelantikan
Satreskrim Polres TTU Panggil Wartawan NTTHits.com Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 06:22 WITA

Setahun Jaga Perbatasan RI – Timor Leste, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Purna Tugas

Jumat, 25 September 2026 - 18:53 WITA

Bupati TTU Ingatkan Batas Kritik : Bedakan Jabatan Publik dan Ranah Privat Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 10:19 WITA

Usut Dugaan Korupsi Perumda Air Minum Tirta Cendana, Kejari TTU Periksa 35 Saksi dan 3 Ahli

Jumat, 25 September 2026 - 06:23 WITA

Bupati TTU Hadiri Komuni Pertama Perdana di SLBN Benpasi

Rabu, 23 September 2026 - 19:15 WITA

Gertak Wartawan Soal Fakta Sidang, Kuasa Hukum Bupati TTU Justru Tersorot Dugaan Aliran Dana ke Rekening Dekranasda

Berita Terbaru

BERITA

Bupati TTU Hadiri Komuni Pertama Perdana di SLBN Benpasi

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:23 WITA