Stunting Masih Menjadi Isu Strategis dan Program Prioritas Perencanaan Pembangunan 2025

- Editor

Selasa, 26 Maret 2024 - 17:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe pose bersama para Asisten Setda dan pimpinan OPD Kabupaten Kupang. Foto : Prokopim

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe pose bersama para Asisten Setda dan pimpinan OPD Kabupaten Kupang. Foto : Prokopim

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Penurunan angka stunting masih menjadi isu strategis dan program prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun 2025, disamping isu strategis lainnya yaitu pengentasan kemiskinan, pengendalian laju inflasi, antisipasi rawan pangan dan pemenuhan layanan dasar.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, saat membuka kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2024, dalam rangka Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemda Tahun 2025, berlangsung di Kantor Bupati di Oelamasi, Selasa (26/3/2024).

Mendampingi Wabup Kupang, Asisten 3 Sekda Novita Foenay, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Juhardi Selan dan para pimpinan perangkat daerah, yang ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara.

Jerry mengatakan, berdasarkan pengukuran pada bulan Februari 2024 ini, angka stunting di Kabupaten Kupang berada pada 12,35 atau 3 574 balita stunting dari 28.940 balita yang diukur.

“Hasil pengukuran bulan februari baru-baru ini (bulan februari 2024) berada pada angka 12,35% atau 3.574 balita stunting dari 28.940 balita yang diukur. Menurun 3,83 persen. Ini semua berkat kerja kolaborasi kita semua. Tiap bulan timbang ada penurunan,”kata Jerry.

Baca Juga  Melaunching Pembagian Beras, Bupati Malaka Mengusulkan Pembangunan Kantor Bulog Di Malaka

Jerry Manafe berharap Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dapat menjadi corong yang melibatkan semua unsur, dengan optimalkan seluruh sumber daya dan potensi, dan mengurangi pembebanan anggaran pada belanja-belanja yang bersifat rutinitas dan operasional semata. Sehingga belanja barang/ jasa juga belanja modal yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat untuk mencapai targetĀ  RPJMD penurunan stunting di Tahun 2024 menjadi 9,3 persen dapat tercapai.

“Dalam forum ini, selain perencanaan dan penganggaran yang dibuat, perhatikan juga ada yang lebih penting yaitu implementasi. Kita kerja untuk kepentingan masyarakat.
Biasanya konsisten dalam musrenbang, tapi hasil akhir musnah karena masuknya pokir (pokok pikiran DPRD). Teman-teman OPD harus terbuka, anggaran cukup atau tidak. Prioritaskan usulan masyarakat bukan yang lain,” tekan Jerry.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonaharnud 2 Pos Oelbinose Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Tasinifu TTU, Warga Antusias

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala BP4D Kabupaten Kupang Juhardi Selan, tentang isu strategis pembangunan kabupaten kupang Tahun 2025 diantaranya pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting, penanganan rawan pangan, dan pemenuhan standar layanan minimal.

Sumber : Prokopim Kabupaten Kupang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA