KEFAMENANU, JURNAL NTT – Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, mengimbau segenap umat dan masyarakat di wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang, agar tidak terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Seruan itu menyusul ditengah maraknya aksi unjuk rasa diberbagai daerah di Indonesia beberapa waktu terakhir ini.
Mgr. Hironimus mengajak segenap umat dan masyarakat di wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang, agar tetap menjaga kondusivitas, keamanan, ketertiban, kerukunan dan kedamaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Marilah untuk berpikir arif, jernih, sehat dan kritis dalam menyikapi kondisi bangsa ini serta tetap menjaga keharmonisan yang baik dengan pemerintah dan segenap aparat TNI/POLRI”, Ujar Mgr. Hironimus dalam keterangannya Minggu ( 31/8/2025).
Menurutnya, demonstrasi tidak dilarang karena menyampaikan pendapat. Namun, ia menegaskan aksi harus dilakukan dengan damai dan tetap menjaga kondusivitas, ketertiban dan menghindari provokasi.
“Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa demi kemajuan Indonesia. Hal itu tercermin dalam kitab Matius 5:9. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah,” kutipnya.
Ia menambahkan, Yesus Kristus mengajarkan kasih, solidaritas, dan perdamaian, serta mendorong umat untuk menjadi pembawa damai melalui tindakan nyata seperti rekonsiliasi, pengampunan dan tanpa kekerasan.
“Oleh karena itu, mari sampaikan aspirasi dengan cara damai, sebagaimana teladan dari Yesus Kristus kepada kita,” pungkasnya.***






