Tim MF UB-UNDANA Beri Pendampingan Budidaya F1 Jagung Hibrida di Provinsi NTT

- Editor

Senin, 11 September 2023 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yumna Raisa Noor sedang memberikan materi dalam kegiatan pendampingan budidaya F1 jagung hibrida bagi kelompok tani Sama Rasa di Gedung BPP Naibonat, Kupang.

Yumna Raisa Noor sedang memberikan materi dalam kegiatan pendampingan budidaya F1 jagung hibrida bagi kelompok tani Sama Rasa di Gedung BPP Naibonat, Kupang.

Kupang, jurnal-NTT.com – Tim Matching Fund (MF) Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) melakukan pendampingan budidaya F1 jagung hibrida di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan pendampingan Budidaya F1 dilaksanakan pada hari Minggu (10/9/2023) di Gedung BPP Naibonat, Kupang.

Hadir dalam kegiatan pendampingan budidaya F1 jagung hibrida tersebut Azeri Gautama Arifin, S.P.,M.Agr. (Tenaga Ahli dari UB), Yumna Raisa Noor (Narasumber dari UB) dan Ketua Program MF UB, Prof.Ir. Arifin Noor Sugiharto, M.Sc.,Ph.D.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yumma Raisa Noor, Hilirisasi Teknologi Budidaya F1 Jagung Hibrida yang dilaksanakan oleh tim MF bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan Mitra (dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemrov NTT) terkait perlunya budidaya F1 dalam Progam TJPS-PK (Tanam Jagung Panen Sapi Pola Kemitraan).

Baca Juga  Polsek Kupang Timur Bagi Sembako Untuk 37 KK di Amabi Oefeto

Kolaborasi ini menurut Yumka, bertujuan untuk penguatan ekosistem hulu-hilir program TJPS melalui hilirisasi teknologi produksi benih jagung hibrida UB, pupuk organik, pakan ternak dan digitalisasi sistem informasi agar target TJPS dapat tercapai tepat waktu.

Tim MF UB-UNDANA (Matching Fund Universitas Brawijaya dan Universitas Nusa Cendana) beserta Mitra Pemprov NTT menyepakati beberapa aktivitas dan luaran yang ditargetkan dalam pelaksanaan program MF NTT 2023. Aktivitas TBP merupakan perluasan lahan budidaya jagung hibrida di NTT.

Baca Juga  Bupati Falent Kebo Konsisten Sekolahkan 988 Mahasiswa/i Asal TTU di Stikes Nusantara dengan Syarat Tepat Waktu

Ruang lingkup transfer teknologi benih F1 sejumlah 10000 kg dilakukan pada lahan petani sebagai penerima manfaat.

Komponen aktivitas TBP diantaranya (1) Pendampingan proses produksi F1; (2) Pendampingan penanganan pascapanen jagung hibrida. Inovasi teknologi penangkaran dan produksi benih jagung hibrida F1 yang sesuai dengan agroklimat wilayah Provinsi NTT.

Ia menjelaskan, hilirisasi teknologi penangkaran dan produksi benih jagung hibrida sudah diujicoba di Pulau Sumba NTT dengan produktifitas benih jagung 2.5 ton/Ha (> standar produktivitas kementan, 2 ton/Ha) dan produktivitas budidaya jagung hibrida 10 ton/Ha (> standar produktivitas jagung nasional, 6 ton/Ha).

Baca Juga  Pemkab Malaka Segera Gelontorkan 6000 Kartu Malaka Sehat Untuk Keluarga Tidak Mampu

Program MF memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat dan petani jagung di Provinsi NTT. Dampak dari tahapan dan keseluruhan program MF diukur melalui evaluasi penilaian dan evaluasi program dari pihak yang terlibat, supaya memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Peserta pendampingan Budidaya F1 Jagung Hibrida terdiri dari 2 poktan pembudidaya F1 pada lahan 10 Ha.

Harapannya dengan diterapkan inovasi teknologi maka pada tahun 2024 dapat tercapai target TJPS Mandiri dengan sistem pertanian terintegrasi TJPS yang efisien dan ramah lingkungan. (tim).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA