Prof Rokhmin Dahuri dan Bupati Malaka Siap Bersinergi Eksplor Potensi Kelautan dan Perikanan di Malaka

- Editor

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 09:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belitung, jurnal-NTT.com – Prof. Ir.Rokhmin Dahuri, MS, mantan menteri Kabinet Gotong Royong era Presiden Megawati Soekarnoputri siap bersinergi dengan Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.MH untuk mengembangkan dan mengeksplor potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Malaka.

“Dengan senang hati, saya akan memenuhi undangan Pak Bupati Malaka dan akan memberikan pikiran-pikiran konstruktif membangun Malaka khususnya di bidang kelautan dan perikanan,” Prof. Ir. Rokhmin Dahuri, MS mengungkapkan hal itu saat bertemu empat mata dengan Bupati Malaka di Lobi BW Suite Belitung, Jumat (8/10/2021) di sela-sela kegiatan Munas II Aspeksindo yang berlangsung di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Lebih lanjut Prof.Ir. Rokhmin mengatakan, hal lain yang lebih urgent adalah bersama dengan pemerintah kabupaten bersinergi dengan berbagai pikiran dan tindakan agar masyarakat lebih maju, sejahtera dan mandiri.

Ditanya buah pikiran bernas apa yang akan dikolaborasi dengan pemerintah kabupaten, doktor lulusan Universitas Kanada tahun 1991 mengemukakan, bicara tentang potensi kelautan dan perikanan sangat kompleks.

“Sekarang tergantung dari good will pemerintah dan elemen masyarakat lainnya untuk memberdayakan potensi lokal yang besar tersebut dan underutilities secara baik dari segmen kelautan dan kemaritiman,” ujar alumni IPB Bogor ini.

Bahkan dirinya mmenyebut akan memberikan support lebih dan selalu mendampingi Bupati Malaka, sehingga potensi lokal yang ada ditransformasi melalui proses pembangunan dan bisnis kelautan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ditanya, kolaborasi seperti apa yang menjadi fokus dalam urusan kelautan dan perikanan, lelaki asal Cirebon ini menguraikan ada 5 sektor yang mesti dikedepankan yakni pertama, soal perikanan budi daya, perikanan tangkap, industri hasil pengolahan ikan, industri pariwisata bahari dan biotekhnologi kelautan.

Baca Juga  Pemda Malaka Teken MoU dengan BPN Bangun Pusat Pemerintahan

“Fokus saja pada 5 sektor ini, yakin bahwa potensi kelautan dan perikanan akan lebih maju dan dapat meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Pada kesempatan pertemuan empat mata itu, Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH memberikan sedikit gambaran tentang Malaka, potensi dan tantangan ke depannya.

Bupati Malaka yang selalu menggunakan analisa SWOT ini mengatakan posisi Malaka sangat strategis karena di darat berbatasan langsung dengan Timor Leste dan di laut berbatasan dengan Australia.

Baca Juga  Kadis Pertanian Kabupaten Kupang Panen Perdana Jagung Nusa 01

“Dengan keadaan laut yang sangat luas, masyarakat Malaka harus diberdayakan dan salah satunya sektor perikanan sehingga kita butuh pikiran dan pendapat dari para pakar termasuk Prof Rokhmin,” katanya.

Bupati yang mottonya lebih banyak eksekusi dari pada diskusi ini mengutarakan, hal lain yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah belum adanya sarana pelabuhan laut sehingga bisnis laut menjadi lemah.

“Hal lain adalah belum adanya bandar udara sehingga akses transportasi udara terhambat dan belum berjalan dengan baik. Kita akan pacu 2 sarana ini di waktu mendatang,” kata Bupati Malaka.

Pertemuan empat mata Prof Rohkmin Dahuri dan Doktor Simon Nahak menghasilkan beberapa kesepakatan yang nantinya akan dibahas lebih lanjut.

Sumber : kominfo malaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru