Pernyataan Forum Diskusi Pemuda Malaka Lawan Covid-19 Dilandasi Kurangnya Informasi

- Editor

Jumat, 30 Juli 2021 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com – Pernyataan Forum Diskusi Pemuda Malaka  terkait Penanganan Covid-19, Pemda Malaka dinilai ‘Tumpul Nurani’ justru oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka melalui, Kalak BPBD Kabupaten Malaka, selaku Koordinator/Wakil Sekretaris  Penanganan Covid kabupaten Malaka, Drs. Gabriel Seran, MM, menyebut pernyataan tersebut mengada-ngada dan dilandasi kurangnya informasi.

“Itu pernyataan Forum Pemuda Malaka yang dikoordinir oleh Syrilus merupakan pernyataan sepihak dilandasi kurangnya informasi”, tegas Koordinator/ wakil Sekertaris Satgas Covid-19 kepada media ini melalui telepon seluler, Jumat (30/7/2021) Malam.

Gabriel  Seran menjelaskan sampai sejauh ini pemerintah kabupaten Malaka sudah berupaya semaksimal mungkin baik dalam penanganan Pandemi Covid-19 maupun bencana banjir dan siklon seroja tanggal 4 April lalu. Pemda sudah berupaya untuk berikan bantuan kepada masyarakat sesuai kemampuan dan berupaya mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat Malaka.

Baca Juga  STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH Terima Mahasiswa Baru Tahun 2023

“Ya namanya kita pemerintah daerah itu ada keterbatasan.
Soal kekurangan didalam pembagian atau pendistribusian itu hal yang wajar. Tidak ada manusia yang terlalu sempurna oleh karena itu ya pernyataan dia (Forum) begitu ya pernyataan sepihak yang dilandasi kurangnya informasi”, tegas Koordinator/ wakil Sekertaris Satgas Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, mirisnya pernyataan tersebut malahan dimuat di media siber sakurnas.com tanpa klarifikasi ke pihak kita, ini kan melanggar kode etik jurnalistik. Harusnya dia (sakurna.com) minta konfirmasi ke kami dulu. Dan media juga harus mengedukasi masyarakat bersama pemda berupaya menangani, jangan hanya menonton dan mengkritisi.

Baca Juga  Diduga Halangi Kerja Wartawan, Konjakk dan SMSI Segera Laporkan Ketua KPU Kabupaten Kupang ke Polisi

Terkait penanganan covid-19 menurutnya, justru kabupaten Malaka itu salah satu kabupaten di Indonesia, terbaik dalam pelaksanaan penanganan covid-19 sejak tahun lalu sejak masa kepemimpinan sebelumnya sampai sekarang.

“Buktinya kami selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka dan Romo Deken Malaka diwawancara langsung oleh BNPB melalui Posdalops BNPB Jakarta dan karena PPKM kita tidak bisa dihadirkan ke Jakarta”, ucap Seran

Baca Juga  Penanganan Covid-19, Ini Instruksi Bupati Simon Nahak

Ketika Pemerintah Kabupaten Malaka lebih aktif untuk penanganan Covid-19 jika dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten tetangga justru oleh segelintir pemuda menilai Pemda tumpul nurani.

“Coba cek saja, jangan hanya asal ngomong. Pasalnya di 3 posko perbatasan kita aktif sampai dengan sekarang. Sedangkan untuk posko di desa dari 127 desa itu kita sudah aktifkan baik itu pintu masuk maupun pintu keluar. Sementara itu, kita tingkatkan pengawasan di tengah masyarakat dengan membubarkan segala macam aktivitas yang menyebabkan terjadinya kerumunan”, pinta Gabriel.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru