Perekrutan Tenaga Kontrak di Malaka Dilakukan Secara Transparan

- Editor

Jumat, 30 Juli 2021 - 16:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com -Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., menegaskan bahwa perekrutan tenaga kontrak Pemkab Malaka dibuka secara terbuka dan harus memiliki keahlian yang mumpuni. Selain itu, taat terhadap aturan yang berlaku”.

Bupati menegaskan, kenapa tahun sebelum dalam perekrutan tenaga kontrak secara tertutup tidak dijadikan masalah, diberhentikan sekian bulan tidak ada yang demo.

“Harusnya kita bersyukur sebab faktanya banyak anak-anak Malaka yang memiliki keinginan untuk menjadi tenaga kontrak. Yang jelas akan diproses sesuai kebutuhan setiap instansi”, Ungkap Bupati Simon.

Hampir setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Malaka menggelontorkan dana sekitar kurang lebih Rp 57 miliar untuk anggaran belanja pegawai, khususnya pembayaran gaji tenaga kerja kontrak.

Karena itu, sebagai bentuk efisiensi terhadap anggaran Pemkab Malaka mulai melakukan evaluasi terhadap jumlah tenaga kontrak.

“Soal tenaga kontrak, bukan masalah besar. Yang jelas filosofinya kita ingin adanya penghematan anggaran APBD,”tandas Bupati Simon.

Menurut Bupati Simon, efisensi atau penghematan anggaran tersebut untuk memanfaatkan anggaran agar dapat efektif dalam penggunaan.

Terutama mempercepat pembangunan yakni menata kota dan membangun desa, menuju Kabupaten Malaka yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga  Kades Weain Diduga Bangun Bak Air Kapasitas 5000 Liter Pakai Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi

Ditegaskan Bupati Simon, ketika hal ini dibiarkan terus-menerus, akan menjadi pemborosan. Sementara kalau dihitung, untuk belanja modal. Itu harus mendapat porsi yang lebih tinggi (60%), sedangkan belanja langsung atau belanja pegawai, itu semestinya ada pada angka (40%).

“Tetapi kenyataan ini terbalik, 80% dan 20%. Sehingga resikonya, kita Malaka tergolong sebagai Kabupaten yang belanja modal terkecil. Kita hanya jatuh pada angka 13,01%,”kata Bupati Simon.

“Kita harus cermati dalam merekrut tenaga kontrak, kita butuh tenaga-tenaga yang linier yang memiliki keahlian. Sesuai analisi kebutuhan, setelah dilakukan analisis ternyata Pemkab Malaka hanya butuh 2055 tenaga kontrak,”tegas Bupati Simon, yang mengaku kita tidak butuh jumlah tenaga kontrak yang banyak seperti tahun jebelumnya dengan jumlah 3085 orang.

Baca Juga  Bupati Kupang Serahkan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2023 Kepada BPK

Bupati Simon mengingatkan, tidak ada perekrutan tenaga kontrak untuk menjaga kandang babi, kandang ayam serta menjaga bengkel. Proses perekrutan tenaga kontrak berdasarkan kebutuhan setiap instansi.

“Yang jelas yang diutamakan adalah kemampuan setiap pelamar yang ingin menjadi tenaga kontrak,” pungkas Bupati Simon.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Berita Terbaru