Pemkab Malaka Anggarkan Rp 2 Miliar Untuk Penataan Lampu Jalan

- Editor

Jumat, 10 September 2021 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com -Dalam tahun 2021 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka mengalokasikan dana Rp 2 Miliar untuk penataan lampu jalan mulai dari Cabang Welaus, Webua sampai di kawasan Jembatan Benenai. Total mata lampu yang direncanakan sekitar 215 titik dan dipastikan pada Desember 2021 Kota Betun sudah terang benderang.

Dimasa kepemimpinan Bupati, Dr Simon Nahak, S.H., M.H., dan Wabup, Louise Lucky Taolin, S. Sos atau Kim Taolin telah mencanangkan program pemasangan lampu jalan di Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka.

Sekertaris Daerah (Sekda) Malaka, Donatus Bere, S.H menyampaikan hal ini kepada Pos-Kupang di ruang kerjanya, Jumat 10 September 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Donatus mengungkapkan, terkait dengan lampu jalan seperti yang sudah disampaikan bupati dan wabup Malaka, maka saat ini alokasi anggaran sudah disiapkan. Pada rapat perubahan APBD Malaka 2021 sudah dialokasikan dana Rp 2 Miliar yang nantinya untuk pengadaan lampu jalan sepanjang jalur dari Cabang Welaus dekat area Kantor Bupati Malaka sampai di Jembatan Benenai.

Baca Juga  Anton Natun Sebut, Dana PKH di Kabupaten Kupang "Bocor" Rp 30 Miliar Per Tahun

“Soal lampu jalan sudah dipastikan Desember 2021 sudah terpasang. Artinya ini merupakan Kado Natal dari pak bupati dan wabup buat warga Malaka supaya pusat kota harus terang benderang. Dana yang akan ditetapkan pada Perubahan APBD nanti Rp 2 Miliar,” katanya.

Ditambahkan Donatus, dalam rencana kerja bupati dan wabup langkah pertama ini fokus dahulu di ibu kota kabupaten. Langkah berikutnya pada APBD murni 2022 akan dialokasikan lagi Rp 2 Miliar untuk pemasangan lampu jalan dari Metamauk kemudian sebagian lagi ke ruas jalan arah Betun-Bolan dan sekitarnya.

Baca Juga  APBD Kabupaten Kupang Tahun 2020 Belum Berpihak Pada Perempuan dan Anak

Menurut Donatus, atas perintah  Bupati Simon Nahak, sesegera mungkin merealisir salah satu janji politik yaitu pemasangan lampu penerangan jalan dalam wilayah kota Betun dan sekitarnya.

Pada tahun 2021 terpasang kurang lebih 215 titik lampu disepanjang jalan utama, mulai dari Webua sampai jembatan Benenai dan dalam kota Betun, sepanjang jalan utama, juga pada rumah ibadah baik gereja maupun mesjid dalam Kota Betun.

Pemasangan lampu penerangan jalan umum tersebut,  tidak  sekadar memenuhi janji politik Bupati dan Wakil Bupati Malaka tetapi sebagai wujud perhatian dan keberpihakan kepada masyarakat.

Baca Juga  Polres Belu Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Rudapaksa Terhadap Anak ke Kejaksaan

Dijelaskan mantan Kabag Humas Setda Belu ini, dengan terpasangnya lampu penerangan jalan, akan mendukung peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat, dan menambah estetika/keindahan kota Betun khususnya pada malam hari.

Juga meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat. Dan lebih dari itu untuk memenuhi hak masyarakat Malaka, karena mereka sudah membayar pajak penerangan jalan.

“Saya tegaskan kembali bahwa pada tahun 2022 akan dilanjutkan pemasangan lampu penerangan jalan sesuai perencanaan yang sudah dilakukan baik dalam Kota Betun, maupun diluar Kota Betun,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru