Anton Natun Sebut, Dana PKH di Kabupaten Kupang “Bocor” Rp 30 Miliar Per Tahun

- Editor

Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun, ST menyebut, ada indikasi kebocoran dana Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 20.000.000.000 hingga Rp 30.000.000.000 per tahun di Kabupaten Kupang.

Demikian disampaikan Anton Natun, kepada media ini melalui sambungan telepon seluler, Minggu (25/10/2021).

Anton mengaku menemukan banyak fakta di lapangan terkait pemotongan dana PKH oleh oknum-oknum agen BRILink dan pendamping PKH di wilayah Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam temuannya di lapangan tersebut lanjutnya, terjadi pemotongan dana PKH secara masif terhadap para penerima manfaat dana PKH dan bantuan sosial lainnya.

Menurut Anton, pemotongan dana PKH di wilayah Kabupaten Kupang tersebut mencapai 50 persen dari total dana yang harus diterima setiap penerima manfaat.

Baca Juga  Bupati Kupang Lantik Benediktus Selan Jadi Kabag Prokopim

Ia mencontohkan, ada penerima manfaat yang berhak menerima dana PKH sebesar Rp 2.400.000 per orang, namun dalam praktik, penerima manfaat tersebut hanya mendapat Rp 1.200.000.

Naifnya lagi, kata Anton, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan nomor PIN rekening para penerima manfaat dipegang oleh oknum pendamping PKH. Sementara para penerima manfaat dana PKH tidak memegang kartu ATM dan tidak tahu angka nomor PIN mereka. Akibatnya, transaksi penarikan dana PKH para penerima manfaat dilakukan oleh oknum pendamping PKH dan oknum agen BRILink.

Baca Juga  Imbau Pilkades Damai, Kapolres Malaka: yang Coba Provokasi, Dilaporkan ke Polisi

Pemotongan dana PKH itu menurut politisi Partai Hanura ini terjadi secara masif di Kabupaten Kupang. Namun anehnya, Dinas Sosial Kabupaten Kupang membiarkan saja praktik pemotongan dana PKH tersebut.

“ATM dan nomor PIN penerima manfaat dipegang oleh oknum pendamping dan agen BRILink. Ini bahaya ! Kadis Sosial, Yohanes Masneno, harus memproses oknum-oknum pendamping PKH dan BRILink yang memotong dana PKH masyarakat. Jangan diam saja”, tegasnya.

Anton juga mendesak Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe agar segera memperhatikan persoalan pemotongan dana PKH tersebut secara serius.

“Saya harap Bupati dan Wakil Bupati Kupang memperhatikan persoalan pemotongan dan PKH ini secara serius”, pintanya.

Baca Juga  Peduli Dampak Covid-19, Yosef Lede Bagi Sembako, Masker dan Disinfektan Untuk Masyarakat Nekamese

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini mengatakan, dana PKH dan bantuan sosial lainnya seharusnya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat kecil di masa pandemi covid-19.

Setiap tahun, lanjutnya, dana PKH yang digelontorkan ke Kabupaten Kupang mencapai Rp 120.000.000.000. Karena itu, jika dana itu dikawal secara baik maka masyarakat Kabupaten Kupang akan sejahtera.

Anton berjanji akan menyurati Menteri Sosial Republik Indonesia terkait persoalan pemotongan dana PKH di Kabupaten Kupang.

“Saya akan surati Menteri Sosial dalam waktu dekat terkait masalah PKH di Kabupaten Kupang,” tandasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA