Paket Gemoy Siap Wujudkan Swasembada Pangan di Kabupaten Kupang

- Editor

Selasa, 1 Oktober 2024 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Paket Calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Yosef Lede, SH dan Aurum O. Titu Eki, S.Ars.,Ars (Gemoy) siap mewujudkan swasembada pangan beras dan jagung di Kabupaten Kupang.

Hal ini disampaikan Calon Bupati Kupang, Yosef Lede, SH, Kepada wartawan di Sekretariat Pemenangan Gemoy, Jalan Timor Raya, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (29/09/2024).

Yosef Lede mengatakan, jika dipercayakan untuk memimpin Kabupaten Kupang lima tahun ke depan maka paket Gemoy akan siap mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, swasembada pangan merupakan salah satu program prioritas yang termuat dalam visi-misi paket Gemoy.

Politisi Gerindra ini menjelaskan, komoditas pangan di Kupang cukup banyak. Namun Gemoy akan lebih memprioritaskan dua komoditi pangan yakni beras dan jagung.

Baca Juga  Dua Remaja Diamankan Atas Pembakaran Pohon Natal di Simpang Tiga Dalehi Kota Kefamenanu

Ia mengatakan, luasan lahan basah dan lahan kering produktif di Kabupaten Kupang akan didata secara baik dan akan diintervensi dengan anggaran.

“Jadi semua lahan basah dan lahan kering produktif di Kabupaten Kupang akan kita data secara baik dan kita intervensi dengan anggaran. Kita akan fokus untuk mewujudkan swasembada beras dan jagung. Sebab dua komoditi pangan ini adalah makanan pokok masyarakat Kabupaten Kupang”, ungkapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Kupang tiga periode ini menjelaskan, beberapa kebijakan intervensi anggaran untuk mewujudkan swasembada pangan ini adalah dengan melakukan pengadaan tractor roda empat sebanyak 500 unit dan jand trcktor 1000 unit untuk olah lahan pertanian secara gratis.

Baca Juga  Deviden Penyertaan Modal Turun, DPRD Kabupaten Kupang: Pindahkan Saja Penyertaan Modal dari Bank NTT ke Bank Lain

Setelah lahan diolah secara gratis maka petani akan diberikan bibit padi dan jagung unggul, obat-obatan hama distribusi pupuk yang merata kepada petani.

Ketua KNPI Kabupaten Kupang ini melanjutkan, peket Gemoy juga akan membangun rumah produksi lengkap dengan rice milling dalam luasan area tertentu. Rumah produksi itu akan berfungsi untuk menampung gabah dan memproduksi beras.

“Jadi setelah petani panen, gabah akan dijemur dan diproduksi menjadi beras di durmah produksi yang telah disiapkan”, jelasnya.

Ia juga menjelaskan, paket Gemoy akan menciptakan brand beras khas Kabupaten Kupang.

Baca Juga  Kapolda NTT Perintah Kapolres Lidik Dugaan Pelanggaran Prokes Oknum Anggota DPRD Malaka

“Jadi Gemoy akan menciptakan brand beras yang khas. Dan brand beras ini tidak hanya asal caplok hasil dari petani tetapi benar-benar merupakan hasil intervensi anggaran dari Gemoy”, jelasnya.

Selain pengadaan tracktor, bibit unggul, obat-obatan hama, pupuk dan rumah produksi, lanjutnya, untuk mencapai swasembada beras dan jagung maka paket Gemoy akan membangun program tanam air, yakni sumur bor 1000 unit, embung 300 unit bendung dan saluran irigasi.

“Jadi infrastruktur pertanian, termasuk air itu sangat penting untuk dibangun. Persoalan kita di Kabupaten Kupang adalah infrasturktur pertanian, termasuk air dan pupuk. Jika Gemoy terpilih maka kita akan benahi semuanya,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Berita Terbaru