Miris, Warga Desa Nanebot Bersama Lima Anaknya Tinggal di Pondok Reot

- Editor

Sabtu, 29 Mei 2021 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com – Anselmus Seran, Warga Desa Nanebot, Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, bersama sang isteri, Florida Fatin, terpaksa harus tinggal di pondok reot bersama lima orang anaknya lantaran tidak memiliki rumah.

Kepada media ini, di Nanebot, Sabtu (29/5/2021), Ansel menuturkan, sebelum tinggal di pondok reot itu, ia dan isteri beserta kelima anaknya tinggal bersama orangtunya. Namun karena ingin mandiri, Ansel bersama isteri sepakat untuk tinggal sendiri, meskipun harus tinggal di pondok reot seperti saat ini.

Baca Juga  Pemkab Malaka Segera Gelontorkan 6000 Kartu Malaka Sehat Untuk Keluarga Tidak Mampu

Ansel mengaku bersama keluarga kecilnya mulai tinggal di pondok reot itu sejak bulan Maret 2021. Pondok berlantai tanah itu terletak tepat di pinggir danau Nanebot atau sekitar satu kilo meter dari pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan media ini, pondok kecil beratap daun gewang dan berlantai tanah itu tidak memiliki dinding. Di dalam pondok itu ada sebuah tempat tidur yang terbuat dari kayu dan bilah bambu. Ansel dan keluarga kecilnya hanya tidur beralaskan tikar. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru