Miris ! Proyek Jalan yang Rusak Berantakan di Desa Dirma, Malaka Dikerjakan Sendiri Kades dan Anaknya

- Editor

Senin, 1 Juni 2020 - 09:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, JurnalNTT1.Com – Kepala Desa (Kades) Dirma, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka,
Petrus Laka Banonaek mengakui jika proyek Pembukaan Jalan Baru Fatumatetek Boas ke Kampung Talilulik Dusun Fatumatetek Desa Dirma Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, yang saat ini sudah rusak berantakan dikerjakan oleh dirinya sendiri dan anaknya Adrianus Laka.
Pengakuan ini disampaikan Kepala Desa Dirma, Petrus Laka Banonaek kepada media ini, melalui sambungan telepon seluler, Senin (1/06/2020).
Petrus mengatakan, proyek Pembukaan Jalan Baru Fatumatetek Boas ke kampung Talilulik, Dusun Fatumatetek tahun anggaran 2019 senilai Rp 400 juta lebih yang saat ini rusak berat dikerjakan sendiri oleh dirinya selaku Kepala Desa bersama anaknya Adrianus Laka selaku supplier.

Inilah kondisi pekerjaan proyek Pembukaan Jalan Baru Fatumatetek-Talilulik, Desa Dirma, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka.
Menurutnya, setelah dikerjakan, pada bulan Oktober tahun 2019, proyek jalan itu langsung rusak berat. Karena itu dirinya langsung memperbaiki kerusakan tersebut.
“Saya yang kerjakan sendiri. Saya kerja dengan anak saya. Saya kerja dobel. Waktu habis kerja jalan langsung rusak semua dan saya sudah perbaiki. Dan baru-baru hujan jalan rusak lagi,” jelasnya.

Kodisi penahan jalan Fatumatetek-Talilulik, Desa Dirma yang dikerjakan Kepala Desa Dirma dan anaknya sudah rusak berat. 
Petrus Laka Banonaek menjelaskan, sistem pengerjaan proyek dengan panjang 1450 meter tersebut adalah swakelola bersama masyarakat. Namun dirinya mengaku jika proyek tersebut tidak diswakelola namun dikerjakan sendiri oleh dirinya dan anaknya.
Menurut Petrus, dalam pelaksanaan proyek tersebut, anaknya Adrianus Laka sebagai supplier.
“Anak saya yang jadi supplier karena punya UD Country. Alamat UD Country di Boas. Anak saya yang tanggung bahan material dan saya yang kerjakan”, ungkapnya.
Ketika ditanya mengenai regulasi yang membolehkan dirinya dan anaknya bisa mengerjakan sendiri proyek swakelola pembukaan jalan baru tersebut, Kades Petrus Laka Bone mengaku tidak tahu.
“Saya tidak tahu mengenai aturan itu”, jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, sumber kuat media ini di Desa Dirma menyebut, proyek pembukaan jalan baru itu diduga dikerjakan sendiri oleh Kepala Desa Dirma Petrus Laka Banonaek dan anaknya berinisial (A).
“Bapak Kepala Desa dan anaknya inisial A yang kerkakan proyek ini”, jelas sumber.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya itu, pekerjaan jalan baru Fatumatetek Boas ke Kampung Talilulik Dusun Fatumatetek itu, saat dibuka, langsung dimulai dengan penggusuran. Setelah penggusuran langsung ditutup kembali dengan material tanah tanpa pemadatan.
Selain itu, pengerasan jalan atau rabat beton langsung ditempelkan pada timbunan material tanah.
Akibatnya jalan baru tersebut tidak bisa digunakan karena sudah rusak berat.
“Saat dibuka langsung penggusuran dan ditimbun kembali tanpa pemadatan. Proyek pengerasan jalan atau rabat langsung ditempelkan pada timbunan sehingga sekarang sudah hancur tidak bisa dilalui kendaraan”, ungkapnya.
Sumber itu berharap, aparat penegak hukum segera meninjau proyek tersebut dan memeriksa Kepala Desa Dirma dan anaknya serta Sekretaris Desa Dirma. Sebab pekerjaan proyek tersebut diduga telah merugikan negara ratusan juta rupiah.
“Saya harap aparat hukum dari Kejaksaan Negeri Atambua dan Polres Malaka segera mengusut pekerjaan pembukaan jalan baru itu dan memeriksa Kepala Desa Petrus Laka Banonaek dan anaknya serta Sekretaris Desa Petrus Asan karena proyek ini dikerjakan asal jadi”, jelas sumber. (epy)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Praktisi Hukum Apresiasi Polda NTT Ungkap Pelaku di Balik Akun "Lika Liku NTT"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA