Mahasiswa KBPM UKAW Kupang Beri Ilmu Penatausahaan BUMDes Bagi Warga Desa Kakaniuk

- Editor

Selasa, 15 Maret 2022 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sehari menjelang berakhirnya Kegiatan Belajar dan Pengabdian Masyarakat (KBPM) di Desa kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pihak Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang memberikan suntikan ilmu tentang bagaimana penatausahaan dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Penatausahaan keuangan dan pemberdayaan itu merupakan salah satu bagian dari misi yang diemban para mahasiswa ketika diterjunkan ke masyarakat, selain kegiatan kolaborasi dengan masyarakat dan kegiatan spiritual.

Dr. Damaris Y. Koli, SE, MP sebagai salah satu dosen pendamping kegiatan KBPM di Desa Kakaniuk, pada kesempatan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Peningkatan ketrampilan Penatausahaan Bumdes Sinar Harapan Kakaniuk, Selasa (15/3/2022) memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah menerima kehadiran para mahasiswa untuk bersama-sama melihat nilai-nilai yang patut dikembangkan dalam proses belajar dan pengabdian ini.

Baca Juga  Serahkan 529 SK PPPK, Bupati Falent Kebo Pesan Jaga Integritas dan Etika Kerja

“Tentunya kami memberikan penghargaan atas kerja sama yang sudah dilakukan selama sebulan lebih ini dan interaksi yang baik antara masyarakat dengan mahasiswa, sehingga seluruh kegiatan berjalan dengan baik termasuk salah satunya adalah pendampingan terhadap kegiatan Bumdes ini,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Damaris menambahkan, selama ini sudah banyak pengalaman yang diperoleh di berbagai wilayah terkait pengelolaan Bumdes. Banyak desa yang sudah mengembangkan usahanya melalui Bumdes yang memang intinya untuk kesejahteraan hidup masyarakat itu sendiri.

“Mengenai Bumdes ada empat unsur yang mesti terpenuhii yakni personalia, produksi, pemasaran dan penatausahaan keuangan. Jika keempat unsur ini terpenuhi secara baik, pasti Bumdesnya akan berjalan dengan baik dan lancar,” ungkap Damaris. 

Baca Juga  PPK Menolak Penetapan Pemenang Tender Proyek Peningkatan Jalan Niukbaun Kabupaten Kupang

Ketua Bumdes Sinar Harapan Desa Kakaniuk, Leonardus Seran ketika dimintai komentarnya mengungkapkan bahwa pihaknya sangat senang dengan ilmu yang diperoleh dari para dosen dan mahasiswa UKAW Kupang.

“Selama ini Bumdes kami bergerak di usaha Simpan Pinjam dan Penjualan sembako. Usaha ini terus berjalan dan pasti ada kendala yang dialami. Dan dengan ilmu yang diperoleh ini, kami berusaha untuk semakin berkembang dengan melihat peluang dan potensi yang ada di wilayah kami,” kata Leonardus.

Baca Juga  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Kepala Desa Kakaniuk, Petronela Luruk mengemukakan apa yang diperoleh dari dosen dan mahasiswa UKAW Kupang akan dijadikan bahan pembelajaran, sehingga Bumdes di Desa Kakaniuk semakin maju dan bersaing dengan Bumdes-Bumdes lainnya di daerah lain.

“Ilmu yang diperoleh ini akan semakin memacu kami untuk melihat sisi-sisi yang masih lemah sehingga secepatnya diperbaiki dan Bumdes ini akan semakin berkembang dan bersaing dengan menitikberatkan pada potensi yang dimiliki desa,” kata Kades Petronela.

Kegiatan PKM Peningkatan ketrampilan Penatausahaan Bumdes Sinar Harapan Kakaniuk diikuti seluruh Pengurus Bumdes Sinar Harapan Kakaniuk, aparat Desa Kakaniuk dan para mahasiswa KBPM UKAW Kupang.

Sumber : diskominfo malaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru