Kajari Oelamasi Ingatkan Pemkab Kupang Segera Audit Pekerjaan Gedung GOR

- Editor

Rabu, 8 April 2020 - 04:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,JurnalNTT.Com – Kajari Oelamasi, Shirley Manutede, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, agar segera memerintahkan Inspektorat Daerah (Irda) atau meminta bantuan tim ahli untuk mengaudit volume pekerjaan gedung Gelanggang Olahraga Rakyat (GOR).
Penegasan ini disampaikan Shirley saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wakil Bupati Kupang atas bangunan GOR di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang Selasa (7/4/2020).

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe dan Kajari Oelamasi, Shirley Manutede saat Sidak ke lokasi pembangunan Gedung GOR.

Shirley mengatakan, audit tersebut harus segera dilakukan untuk menghitung volume pekerjaan. Sebab sampai dengan masa perpanjangan kontrak pekerjan GOR selesai yakni tanggal 30 Maret 2020, ada perbedaan antara hasil perhitungan volume pekerjaan menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor pembangunan GOR.
Sesuai perhitungan PPK, volume pekerjaan pembangunan GOR baru mencapai 65 persen. Sedangkan hasil perhitungan kontraktor, volume pekerjaan sudah mencapai 74 persen.
Hasil audit tersebut akan dijadikan dasar bagi Pemkab Kupang untuk merealisasi pembayaran kepada kontraktor sesuai volume pekerjaan dan dapat memutuskan apakah pekerjaan gedung GOR tersebut dapat dilanjut atau dihentikan.
Shirley meminta Pemkab Kupang agar segera membuat keputusan sehingga gedung GOR yang dibangun tidak mubasir. Sebab setelah masa perpanjangan kontrak selesai, tidak ada dasar hukum bagi kontraktor untuk tetap melanjutkan pekerjaan.
“Kontraktor mau kerja pakai alasan apa? Kemudian PPK juga tidak mau bayar. Jadi ini harus cepat diselesaikan”, ujar Shirley.
Ia meminta PPK agar segera membuat laporan tertulis kepada Bupati Kupang agar secepatnya memberi solusi penyelesaian pekerjaan GOR.
“Saya minta Pemda cepat selesaikan secara internal dan dalam waktu tidak terlalu lama. Karena kita ingin gedung ini bermanfaat bagi masyarakat”, tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe mengapresiasi Kajari Oelamasi dan jajaranya yang telah bersama-sama terjun ke lapangan untuk memantau secara langsung kondisi bangunan GOR.
Sikap Kajari Oelamasi dan jajarannya itu menurut Jerry merupakan langkah tepat dalam pengawasan terhadap berbagai pekerjaan fisik di Kabupaten Kupang.
Ia juga mengapresiasi solusi yang ditawarkan Kajari Shirley Manutede yakni memaksimalkan peran Irda Kabupaten Kupang dan tim ahli untuk mengaudit volume pekerjaan GOR.
Audit inspektorat dan tim ahli menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini, sangat dibutuhkan untuk mengetahui persoalan pekerjaan gedung GOR.
Persoalannya lanjut Jerry bukan hanya terkait anggaran namun terkait juga dengan asas manfaat dari gedung GOR ini bagi masyarakat.
“Jika tidak ada asas manfaat maka uang negara yang digunakan mubasir dan merugikan negara”, pungkasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru