Bupati Simon Imbau Masyarakat Malaka Berhenti Berjudi

- Editor

Sabtu, 10 Juli 2021 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.MH mengimbau masyarakat Kabupaten Malaka untuk berhenti berjudi. Sebab judi tidak membuat seseorang menjadi kaya dan pintar. Malahan judi justeru menyengsarakan.

“Saya minta kepada seluruh warga untuk berhenti judi. Karena judi tidak pernah membuat orang kaya dan tidak membuat orang pintar. Sebaliknya justru buat sengsara, hingga menjual harta hanya untuk berjudi.”

Demikian ditegaskan Bupati Simon dalam kegiatan kemasyarakatannya di Desa Wekmurak, Kecamatan Rinhat, Jumat (9/7/2021).

Bupati Simon meminta masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas judi apapun di Desa karena judi tidak menguntungkan.

Selain itu, Bupati Simon mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih. Masyarakat diminta untuk memberlakukukan protokol kesehatan secara ketat dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Baca Juga 

Selain protokol kesehatan, Bupati yang dikenal dengan programnya Sakti itu meminta kepada warga untuk bekerja keras dan terus bekerja di masa pandemi ini.

“Walaupun kita berada pada situasi pandemi, tapi saya tetap minta kepada warga untuk selalu bekerja, memenuhi kehidupan dan kebutuhan, karena Malaka itu tanah yang sangat subur. Dan kita semua pasti sanggup bekerja,” ujar Dosen Hukum Universitas Warmadewa Denpasar ini.

Diberitakan sebelumnya, anggota Polres Malaka berhasil menggerebek praktik perjudian sabung ayam dan dadu di Dusun Laran, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah pada Rabu (7/7/2021).

Baca Juga  Kaca Jendela Kantor DPRD Kabupaten Kupang Hancur Dilempar, Anton Natun Berang

Dalam penggerebekan tersebut polisi berhasil membongkar kandang ayam di lokasi perjudian. Sementara para pelaku perjudian lari kocar-kacir menghindari pengejaran polisi.

Fenomena perjudian di wilayah Kabupaten Malaka ini semakin mengkhawatirkan.

Pasalnya, anak-anak di bawah umur dijadikan sebagai bandar judi dadu. (cel)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA