Beri Modal Dan Beli Hasil Karya Siswa SMAN Tobu Lewat Program TIMS, Julie Laiskodat: Mencintai Tenun Ikat Sebagai Warisan Leluhur

- Editor

Rabu, 1 Desember 2021 - 20:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

So’e,Mensanews.com–  Perhatian dan kecintaan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)  Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat terhadap tenun ikat di NTT sangat luar biasa. lewat program Tenun Ikat Masuk Sekolah (TIMS)  bukan hanya memberikan modal kepada siswa, tetapi juga membeli hasil dari tenun ikat yang dikerjakan oleh siswa SMAN Tobu.

Istri Gubernur NTT ini telah membangun berbagai terobosan strategis untuk melestarikan warisan intelektual para leluhur Ini . Semenjak memimpin Dekranasda NTT, Julie Laiskodat telah merintis berbagai program. Salah satunya adalah program Tenun Ikat Masuk Sekolah .

Program Tenun Ikat Masuk Sekolah adalah  Pendidikan Vokasi yaitu pendidikan mengacu kepada penguasaan keahlian terapan tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berkenaan dengan pendidikan vokasi tersebut, Julie Laiskodat mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu, 01/12/2021. SMA Negeri Tobu merupakan salah satu sekolah di NTT yang sudah menerapkan pendidikan Vokasi. Salah satunya salah program menenun dan kewirausahaan.

Baca Juga  Awal Tahun 2023, 346 KK di TTU Dapat Rumah Gratis

Pada kesempatan itu Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem ini menyerahkan bantuan alat menenun serta membeli hasil karya  tenun ikat yang dikerjakan oleh siswa SMA Negeri Tobu. Bantuan tersebut kata Julie Laiskodat sebagai dukungan terhadap pelestarian warisan intelektual leluhur. Ia mengatakan selama ini tenun ikat dominan dikerjakan oleh mama-mama dikampung.

Dijelaskannya Untuk melestarikan tenun ikat perlu dilakukan regenerasi kepada para pelajar pada pendidikan menengah. Dengan menggandeng dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi NTT, Dekranasda NTT membuat program pendidikan vokasi tenun ikat di sekolah-sekolah yang berada dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

” Program Tenun  masuk sekolah adalah bagaimana mendorong kaum milenial yaitu para pelajar untuk mencintai tenun ikat sebagai warisan leluhur. Ini adalah inovasi Dekranasda NTT bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan provinsi NTT. Selama ini para penenun lebih banyak dikerjakan oleh mama-mama. Dengan program ini menenun bisa diregenerasikan kepada para pelajar,” ujarnya.

Dengan demikian kata Julie Laiskodat, menenun bisa lestari sepanjang masa karena sudah masuk dalam kurikulum sekolah sebagai pembelajaran vokasional untuk penguatan kurikulum lokal.

Baca Juga  Gandeng Kapolres Malaka, Bupati Simon Tinjau Vaksinasi Massal

Kehadiran Julie Sutrisno Laiskodat di SMA Negeri Tobu juga bertepatan dengan ulang tahun sekolah dan pelantikan pengurus OSIS serta panen perdana Ikan Lele dan Ikan Lele. Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Julie ini memberi energi baru bagi masyarakat setempat, para siswa dan para guru. Turut hadir pada kesempatan itu Asisten II Setda TTS, Camat Tobu serta perangkat desa setempat.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTT,  Mathias M. Beeh, S.ST.Par yang turut mendampingi Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan Program Tenun Masuk Sekolah digagas oleh Julie Laiskodat semenjak tahun 2019. Program tersebut kata dia bertujuan untuk mengajarkan para pelajar sekolah menengah untuk memiliki keahlian tertentu.

“Program kolaboratif ini yang kita dorong ketika Bunda Julie merintis bagaiman tenun ikat masuk sekolah. Oleh karena itu selaku dinas teknis kita mendorong lewat surat edaran untuk percepatan untuk masuk kurikulum muatan lokal atau sejenisnya pada tingkatan sekolah menengah atau kejuruan,” jelas Mathias.

Baca Juga  BRI Kefamenanu Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Terobosan Julie Sutrisno mengatakan kata dia saat ini sudah berjalan dan sudah  terlihat hasilnya tidak hanya di SMK tapi juga di SMA.  Hasilnya kata dia langsung dibeli oleh Julie Laiskodat sebagai ketua Dekranasda NTT.

” Jadi Tidak hanya di SMK-SMK saja. Di SMA juga sudah mulai dilakukan proses pembelajaran yang berbasis produk. Ini terobosan yang luar biasa dari Bunda Julie dimana Beliau melihat bahwa kegiatan menenun lebih banyak dilakukan oleh para orang tua. Ketika didorong dalam pembelajaran vokasional, para siswa atau kaum milineal diajak untuk mencintai dan melestarikan warisan intelektual para leluhur,” ujar Mathias

Ia mengatakan perhatian Julie Laiskodat memberi  bantuan alat tenun, benang dan membeli hasil tenun  merupakan apresiasi yang luar biasa atas kerja yang sudah dilakukan oleh para siswa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA