Baru Dikerjakan, Proyek Pembukaan Jalan Baru di Desa Dirma, Malaka Timur Sudah Rusak Berat

- Editor

Jumat, 29 Mei 2020 - 00:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,JurnalNTT1.Com – Proyek pembukaan jalan baru Fatumatetek Boas ke Kampung Talilulik Dusun Fatumatetek Desa Dirma Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, yang baru saja dikerjakan pada tahun anggaran 2019 sudah rusak berat.
Sumber kuat media ini di Desa Dirma, Rabu (27/05/2020) menyebut, proyek pembukaan jalan baru yang baru dikerjakan itu diduga dikerjakan sendiri oleh Kepala Desa Dirma berinisial Petrus Laka Bone dan anaknya berinisial (A).
“Bapak Kepala Desa dan anaknya inisial A yang kerkakan proyek ini”, jelas sumber.

Inilah kondisi proyek pembukaan jalan baru Fatumatetek-Talilulik yang dikerjakan asal jadi.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, pekerjaan jalan baru Fatumatetek Boas ke Kampung Talilulik Dusun Fatumatetek itu, saat dibuka, langsung dimulai dengan penggusuran. Setelah penggusuran langsung ditutup kembali dengan material tanah tanpa pemadatan.

Inilah kondisi pekerjaan rabat beton pada pembukaan jalan baru Fatumatetek-Talilulik yang sudah hancur berantakan.
Selain itu, pengerasan jalan atau rabat beton langsung ditempelkan pada timbunan material tanah. Akibatnya jalan baru tersebut tidak bisa digunakan karena sudah rusak berat.
“Saat dibuka langsung penggusuran dan ditimbun kembali tanpa pemadatan. Proyek pengerasan jalan atau rabat langsung ditempelkan pada timbunan sehingga sekarang sudah hancur tidak bisa dilalui kendaraan”, ungkapnya.

Sumber itu berharap, aparat penegak hukum segera meninjau proyek tersebut dan memeriksa Kepala Desa Dirma dan anaknya serta Sekretaris Desa Dirma. Sebab pekerjaan proyek tersebut diduga telah merugikan negara ratusan juta rupiah.
“Saya harap aparat hukum dari Kejaksaan Negeri Atambua dan Polres Malaka segera mengusut pekerjaan pembukaan jalan baru itu dan memeriksa Kepala Desa Petrus Laka Banonaek dan anaknya serta Sekretaris Desa Petrus Asan karena proyek ini”, pintanya.
Sementara itu, Kepala Desa Dirma, Petrus Laka Bone dan Sekretaris Desa Dirma, Petrus Asan belum berhasil dikonfirmasi. (epy)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Serahkan 529 SK PPPK, Bupati Falent Kebo Pesan Jaga Integritas dan Etika Kerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru