Dari Garis Perbatasan RI-Timor Leste, Bupati Malaka Serukan Ora et Labora

- Editor

Senin, 21 Maret 2022 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com – Kehidupan yang seimbang dan harmonis hanya bisa tercipta dengan integritas moral dan mental yang baik, ditunjang disiplin hidup yang tinggi.
Kehidupan yang baik pun harus sejalan dengan prinsip usang Ora et Labora artinya berdoa dan bekerja. Seluruh pekerjaan yang dijalani mesti dilakukan dengan jujur, tulus dan tuntas. Tidak harus dengan setengah hati.

Sebagai orang kristiani, prinsip Ora et Labora hendaknya terus menjiwai rutinitas yang dijalani dalam mengamalkan nilai-nilai universal seperti kebaikan, kebajikan dan cinta kasih.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH saat didaulat membawakan sambutan di Gereja Salib Suci Alas, Dekenat Malaka saat mengikuti Misa Minggu Prapaskah III seturut Liturgi dan Kalender Katolik, Minggu (20/3/2022).

Gereja Salib Suci Alas terletak di Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka persis di garis perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Bupati Simon menghimbau dan mengajak kepada seluruh umat yang hadir untuk saling mendoakan, untuk saling menguatkan dan meneguhkan dengan saling mendoakan.

“Kekuatan utama kita adalah doa. Makanya, kita saling mendoakan agar Allah senantiasa menyertai dan membimbing kita dalam tugas dan karya, lewat karya Roh Kudus,” katanya.

Akan tetapi, bukan hanya doa dan tanpa bekerja. Harus juga bekerja keras untuk memperoleh hasil yang baik seturut talenta yang Tuhan berikan kepada diri masing-masing.

Di hadapan umat yang hadir, Bupati Simon yang pernah menjadi umat di Paroki Katedral Roh Kudus Denpasar ini mengetengahkan dirinya bersama Pimpinan Perangkat Daerah yang hadir akan terus berkeliling di 20 paroki dan gereja yang ada di Kabupaten Malaka ini.

Baca Juga  Pemprov NTT, Universitas Brawijaya dan PT. Bunga Tani Panen Perdana Produksi Benih Jagung Hibrida Brawijaya Nusa 01 di Kupang

“Saya akan terus berkeliling untuk mengatakan kepada umat bahwa pemerintah dan gereja akan terus bekerja sama dalam seluruh kegiatan baik di bidang pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Hal itu sebagai bentuk pelayanan cinta kasih seturut ajaran iman,” ungkapnya.

Perwujudan dari pelayanan itu, menurut Bupati Simon Nahak adalah program kerja yang diterjemahkan dalam visi misi SAKTI.

“Program kerja kami diterjemahkan dalam rangkaian visi misi yang kami emban dalam masa kepemimpinan kami, sehingga kami akan fokus untuk mewujudkannya, sehingga kami minta kerja sama dan dukungan dari masyarakat dan seluruh elemen yang terkait di dalamnya,” kata Bupati Simon Nahak yang berpasangan dengan Louise Lucky Taolin pada Pilkada 2020 lalu.

Baca Juga  Bupati Simon Ingatkan Penjabat Kepala Desa Rendah Hati dan Layani Pakai Hati

Sementara itu, Pastor Paroki Salib Suci Alas, Pater John Napan, SVD menyambut baik kehadiran Bupati Malaka bersama Pimpinan Perangkat Daerah yang bersama umat mengikuti Perayaan Ekaristi.

Pater John Napan pun mengatakan akan selalu menghidupkan spiritualitas umat dengan saling mendoakan dalam tugas dan rutinitas.

“Mari kita saling mendoakan dan berangkulan sebagai anak-anak Malaka, untuk memajukan daerah kita ini,” tutupnya.

Sebagai informasi, Paroki Salib Suci Alas memiliki jumlah umat sebanyak 6243 jiwa yang tersebar dari 16 lingkungan. Paroki ini juga membawahi 3 stasi.

Hadir mendampingi Bupati Malaka, Ketua Tim Penggerak PKK, Maria Martina Nahak, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Kobalima Timur dan Kepala Desa Alas.

Sumber : diskominfomalaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru