Aneh ! inventaris Kantor Raib, Sekwan dan Kabag Umum Setwan Kabupaten Kupang Tak Lapor Polisi

- Editor

Rabu, 24 Juli 2024 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun, ST. Foto : sk/jn

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun, ST. Foto : sk/jn

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun merasa aneh. Pasalnya, sejumlah inventaris kantor DPRD Kabupaten Kupang berupa televisi dan komputer raib serta kaca gedung kantor DPRD Kabupaten Kupang pecah dilempari orang tak dikenal namun peristiwa itu tidak dilaporkan ke aparat kepolisian.

Demikian disampaikan Anton Natun, kepada media ini, Rabu (24/07/2024).

Menurut Anton, televisi dan komputer yang raib dari ruang kerja pegawai Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Kupang dan pelemparan kaca pintu dan jendela kantor tersebut seharusnya dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tujuan laporan itu agar aparat kepolisian dapat melakukan tindakan penyelidikan dan penyidikan guna menemukan pelaku pencurian inventaris kantor tersebut.

Menurut politisi Partai Hanura ini, televisi dan komputer yang hilang serta kaca pintu dan jendela kantor DPRD yang pecah karena dilempari orang tak dikenal tersebut jelas merugikan negara ratusan juta rupiah.

Sebab itu ia mendesak Sekwan, Efendy Kusumo dan Kabag Umum Setwan, Rony Natonis agar segera melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian.

Anton mengatakan, jika Sekwan dan Kabag Umum mendiamkan peristiwa raibnya televisi dan komputer serta pelemparan kaca dan pintu kantor tersebut maka patut diduga ada persekongkolan untuk merugikan negara.

“Kalau tidak laporan polisi maka patut diduga Sekwan dan Kabag Umum bersekongkol untuk merugikan negara”, ungkapnya.

Menanggapi pernyataan Anton Natun tersebut, Kabag Umum Setwan, Rony Natonis, yang dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon seluler, Rabu (24/07/2024) malam, mengatakan, besok (Kamis, 25 Juli 2024), dirinya akan berkoordinasi dengan Sekwan Efendy Kusumo terkait peristiwa pelemparan kaca jendela dan kaca pintu belakang gedung kantor DPRD Kabupaten Kupang tersebut.

Baca Juga  Dana BUMDes Desa Nanebot Diduga Hanya Dinikmati Kepala Desa dan Keluarga

“Besok saya masuk kantor, saya akan laporkan (pelemparan kaca) ke Pak Sekwan. Nanti perintahnya seperti apa baru saya laksanakan”, ujarnya.

Menurutnya, kaca jendela dan pintu belakangan gedung kantor DPRD Kabupaten Kupang yang dilempari orang tak dikenal tersebut sudah diperbaiki.

Ia mengungkapkan, sejak menjabat sebagai Kabag Umum Setwan, kaca jendela gedung kantor DPRD Kabupaten Kupang sudah dilempar sebanyak dua kali oleh orang tak dikenal.

Sementara terkait raibnya televisi dari ruangan fraksi DPRD dan komputer di ruang kerja pegawai Setwan menurutnya sudah pernah dilaporkan oleh pegawai Setwan kepada Sekwan Efendy Kusumo.

Baca Juga  TP PKK Malaka Beri Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Tuna Kepada Kader

Raibnya sejumlah komputer dari ruangan kerja pegawai Setwan tersebut, menurutnya, tidak masuk akal. Sebab sebelum dinyatakan hilang, komputer tersebut berada di tangan para pegawai Setwan.

“Sudah pernah dilaporkan ke Pak Sekwan. Tetapi waktu itu kan komputer berada di tangan pegawai. Mereka (pegawai) yang pegang (komputer) lalu laporkan hilang ke Sekwan”, jelasnya.

Rony Natonis mengaku tidak mengetahui detail soal raibnya televisi dan komputer dari kantor DPRD Kabupaten Kupang tersebut. Sebab menurutnya, peristiwa raibnya televisi dan komputer itu terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Kabag Umum Setwan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru