Anak Penderita Kanker di Kabupaten Kupang ini Pasrah Karena Tidak Punya Biaya Pengobatan

- Editor

Sabtu, 25 September 2021 - 10:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Martinus Bait, bocah berusia 14 tahun yang menderita penyakit kanker sejak usia lima tahun, kini hanya bisa pasrah. Martinus yang beralamat di Desa Fatukona, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang ini tidak pernah dibawah orang tuanya ke rumah sakit karena tidak punya biaya pengobatan.

Kepada media ini, melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (25/9/2021), Hagar Bait-Appa, ibunda dari Martinus Bait mengisahkan, anaknya itu menderita penyakit yang diduga kanker sejak masih berusia lima tahun.

Baca Juga  Program Vaccine Goes to School Dilaksanakan di Tingkat Kecamatan

Namun karena tidak ada biaya pengobatan, sampai saat ini anaknya itu tidak pernah dibawah ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak saya sakit sejak usia lima tahun. Sejak sakit sampai hati ini kami belum pernah bawa ke rumah sakit karena tidak ada uang,” jelasnya.

Karena menderita sakit aneh itu, lanjut Hagar, Martinus tidak bisa bersekolah.

“Dia (Martinus) tidak sekolah karena kena ini penyakit sejak umur lima tahun”, ujarnya.

Baca Juga  Terima Beras Gratis, Warga Desa Nanebot Sebut, Bupati Malaka Peduli Rakyat Kecil

Menurutnya, penyakit aneh yang diderita anaknya itu mengakibatkan badan anaknya turun drastis dan lumpuh.

Tidak hanya Martinus, Hagar juga mengisahkan bahwa Marten Bait, kakak dari Martinus Bait yang saat ini berusia 20 tahun juga menderita sakit lumpuh layu sejak usia lima tahun.

Ia berharap ada uluran tangan kasih dari pemerintah Kabupaten Kupang agar bisa membantu membiayai pengobatan anaknya.

Baca Juga  Deviden Penyertaan Modal Turun, DPRD Kabupaten Kupang: Pindahkan Saja Penyertaan Modal dari Bank NTT ke Bank Lain

“Saya dan suami hanya bisa pasrah. Kami harap pemerintah bisa bantu supaya anak kami bisa berobat ke rumah sakit”, ungkapnya.

Untuk diketahui, informasi terkait penyakit yang diderita bocah Martinus ini pertama kali diunggah oleh akun Facebook, Albert Sanam Sanam dan dibagikan lagi oleh akun Facebook Asmi Atto di grup Facebok Pantau Kota Kupang pada Sabtu 25 September 2021.(epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA