Jelang New Normal, Masyarakat Desa Oelbiteno Tetap Buka Posko Covid-19

- Editor

Senin, 1 Juni 2020 - 01:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,JurnalNTT.Com – Jelang keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia, masyatakat Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang tetap membuka posko penanganan covid-19.
Demikian disampaikan Melkias Maubana, salah satu aggota Tim Relawan Penanganan Covid-19 Desa Oelboteno, yang ditemui media ini di Posko I Penanganan Covid-19 Desa Oelbiteno, Kamis (28/05/2020).

Melkias Maubana, tokoh masyarakat Desa Oelbiteno, (kedua/kiri) pose bersama anggota Tim Relawan Posko I Penanganan Covid-19 Desa Oelbiteno. 
Melkias mengatakan, posko I pencegahan dan penanganan covid-19 Desa Oelbiteno telah didirikan sejak tanggal 16 April 2020.
Menurutnya, pendirian posko tersebut merupakan wujud kewaspadaan masyarakat Desa Oelbiteno terhadap penyebaran virus covid-19.
Sesuai arahan Kepala Desa Oelbiteno, Aser Naben, lanjut Maubana, setiap orang yang masuk ke Desa Oelbiteno diharuskan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah yakni tes suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.
Menurutnya, dirinya dan seluruh anggota relawan posko I, siap mentaati keputusan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terkait akan dimulainya New Normal pada tanggal 15 Mei 2020 yang akan datang.
“Kami tetap menunggu surat keputusan Kepala Desa, Camat, Bupati dan Gubernur NTT terkait pembubaran posko covid-19. Saat surat keputusan itu terbit maka kami akan bubarkan penjagaan di posko ini,” jelas Maubana.
Ia berharap, kepada masyarakat Desa Oelbotineo dan sekitaranya agar tidak terlenan dengan pemberlakuan New Normal tersebut namun harus tetap waspada dengan mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Pantauan media ini, Tim Relawan Posko I Desa Oelbiteno menyediakan satu unit tandon sabun dan hand sanitizer untuk membersihkan tangan. (epy)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Yohanes Kalau Apresiasi Eksistensi Pers di Malaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gertak Wartawan Soal Fakta Sidang, Kuasa Hukum Bupati TTU Justru Tersorot Dugaan Aliran Dana ke Rekening Dekranasda
DPRD NTT Desak Disdikbud Segera Lantik Ratusan Calon Kepala SMA/SMK
Disdikbud NTT Tanggapi Keluhan Ratusan Calon Kepala Sekolah SMA/SMK Soal Kepastian Pelantikan
Satreskrim Polres TTU Panggil Wartawan NTTHits.com Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik
Ratusan Calon Kepsek SMA/SMK di NTT Lulus Seleksi Ruang GTK, Belum Dilantik hingga September 2026
Pemkab TTU Gelar Karnaval Budaya Sambut HUT ke – 104 Kota Kefamenanu
Berdasarkan SK Bupati TTU, Charles Amsikan Kembali Pimpin Desa Taunbaen
Sambut HUT Kota Kefamenanu, Perumda TTU Gelar Open Turnamen Prioritaskan Pemain Lokal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:15 WITA

Gertak Wartawan Soal Fakta Sidang, Kuasa Hukum Bupati TTU Justru Tersorot Dugaan Aliran Dana ke Rekening Dekranasda

Rabu, 23 September 2026 - 14:33 WITA

DPRD NTT Desak Disdikbud Segera Lantik Ratusan Calon Kepala SMA/SMK

Selasa, 22 September 2026 - 18:24 WITA

Disdikbud NTT Tanggapi Keluhan Ratusan Calon Kepala Sekolah SMA/SMK Soal Kepastian Pelantikan

Selasa, 22 September 2026 - 16:05 WITA

Satreskrim Polres TTU Panggil Wartawan NTTHits.com Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik

Selasa, 22 September 2026 - 09:46 WITA

Ratusan Calon Kepsek SMA/SMK di NTT Lulus Seleksi Ruang GTK, Belum Dilantik hingga September 2026

Berita Terbaru