KEFAMENANU, JURNALNTT – Kualitas proyek pembangunan ruas jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) Ponu-Manumean, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Tahun Anggaran 2025, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang dikerjakan oleh PT Ramayana dan PT Surya Raya Timor itu dinilai dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi ruas jalan tersebut sangat memprihatinkan. Padahal baru selesai dikerjakan, aspal di sepanjang ruas jalan sudah mengalami keretakan memanjang, pecah, dan mengelupas di bagian bahu jalan.
Seperti terlihat pada foto, retakan menganga cukup dalam dan membelah badan jalan. Padahal, jalan tersebut selama ini hanya dilalui kendaraan dengan tonase ringan sekitar 5 ton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi itu memicu kekecewaan masyarakat. Kualitas pekerjaan dinilai jauh dari harapan, sehingga tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat perbatasan.
Menanggapi hal itu, Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten TTU angkat bicara. Melalui pengurusnya, Severius Amsikan, DPC GPM TTU meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan penyelidikan.
“Kami melihat langsung kondisi jalan IJD Ponu-Manumean sangat memprihatinkan. Baru dikerjakan sudah rusak. Ini jelas ada indikasi pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan RAB. Kami minta APH jangan tutup mata, segera selidiki proyek ini,” tegas Severius.
Lebih lanjut, GPM TTU juga mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT untuk bertindak tegas.
“Kami meminta kepada BPJN NTT untuk memberikan sanksi tegas berupa blacklist terhadap PT Ramayana dan PT Surya Raya Timor. Perusahaan yang mengerjakan proyek asal-asalan seperti ini tidak layak lagi mendapatkan proyek pemerintah,” lanjutnya.
Tak hanya itu, GPM TTU juga memberikan peringatan keras kepada pihak rekanan yang saat ini sedang mengerjakan lanjutan proyek IJD di ruas tersebut.
“Kami ingatkan kepada kontraktor lanjutan agar benar-benar memperhatikan kualitas. Jangan hanya kejar keuntungan. Jalan ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat Ponu-Manumean. Kerjakan dengan jujur dan sesuai spesifikasi agar benar-benar bermanfaat dan tahan lama bagi rakyat,” pungkas Severius Amsikan.
Penulis : Mario
Editor : Maryo Usboko
Sumber Berita: JurnalNTT






