KEFAMENANU, JURNALNTT – Upaya Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam meningkatkan infrastruktur jalan dalam kota menunjukkan hasil signifikan.
Proyek peningkatan ruas jalan tersebar di Kota Kefamenanu yang digarap PT Surya Raya Timor terus melaju dan bahkan mencatatkan deviasi positif dari target awal.
Proyek yang bersumber dari anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten TTU Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 5,9 miliar tersebut saat ini menjadi fokus untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana proyek, Krysogonus Ahoinnai, saat ditemui pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mengungkapkan bahwa hingga kini tiga titik ruas jalan telah selesai di-hotmix.
“Ketiga titik itu ada di wilayah Maslete Kelurahan Tubuhue, ruas jalan di belakang Rutan Kelurahan Kefa Selatan, dan satu titik lagi di Kelurahan Aplasi,” jelas Krysogonus.
la menambahkan, saat ini tim di lapangan tengah mengerjakan penimbunan badan jalan di Kelurahan Sasi. Untuk pekerjaan rabat beton di sisi kiri dan kanan jalan, progres di Maslete dan belakang Rutan telah rampung, sementara untuk di Kelurahan Aplasi masih dalam tahap pengerjaan.
Menariknya, progres di lapangan justru melampaui perencanaan. Sesuai time schedule, hingga 31 Oktober 2026 progres direncanakan baru mencapai 56 persen, namun realisasi di lapangan telah mencapai 71 persen.
“Jadi ada deviasi positif sebesar 15 persen. Ini menunjukkan pekerjaan berjalan lebih cepat dari jadwal,” ujarnya.
Krysogonus optimistis seluruh pekerjaan dapat tuntas sebelum batas waktu kontrak yang ditetapkan pada 20 Desember 2026, tanpa mengesampingkan kualitas.
“Sesuai jadwalnya memang sampai 20 Desember 2026, tetapi saya optimis sebelum waktunya sudah bisa selesai dan kualitas pekerjaan tetap terjaga,” pungkasnya.
Manfaat Proyek tersebut langsung disambut antusias warga. Ence Ceunfin, 32 tahun Warga Kelurahan Aplasi mengaku sangat terbantu dengan jalan baru dilingkungannya.
” Terimakasih untuk Pemerintah, jalan baru ini membuat lingkungan lebih rapi dan aman. Jalan di Aplasi ini sudah lama rusak parah. Kalau pakai motor, sering jatuh karena lubang. Dari rumah ke jalan besar saja bisa 15 menit karena pelan – pelan, sekarang 5 menit sudah sampai, ” ungkap Om Ence saat ditemui didepan rumahnya.***
Penulis : Mario
Editor : Maryo Usboko
Sumber Berita: JurnalNTT






