Praktisi Hukum Apresiasi Polda NTT Ungkap Pelaku di Balik Akun “Lika Liku NTT”

- Editor

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT – Praktisi Hukum Silverius Rivandi Baria, S.H.,M.AD. mengapresiasi keberhasilan Polda Nusa Tenggara Timur menangkap pelaku propaganda digital, penyebar hoaks, fitnah dan provokasi.

Rivand Baria, advokat yang juga merupakan Ketua DPC PERADIN TTU serta Ketua DPC LPK RI TTU mengatakan langkah proaktif yang dilakukan jajaran Polda NTT di bawah kepemimpinan Bapak Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. merupakan bentuk nyata respons kepolisian terhadap perkembangan kejahatan digital yang semakin kompleks.

“Propaganda, hoaks dan pencemaran nama baik dari akun-akun anonim media sosial Tik-Tok (Lika-Liku NTT) ini merupakan ancaman serius yang harus disikapi. Oleh karena itu, langkah proaktif Polda NTT patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa Polri semakin mampu membaca perkembangan bentuk-bentuk kejahatan baru di ruang digital,” kata Rivand dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Ia mengatakan bangsa Indonesia kini tengah menghadapi berbagai tantangan globalisasi, potensi gangguan dari dalam negeri yang dapat memecah belah persatuan bangsa, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu, fitnah, provokasi, dan propaganda yang dilakukan secara terorganisir di ruang digital oleh akun-akun anonim berpotensi memperbesar konflik sosial serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Baca Juga  170 Pejabat Eselon III-IV Lingkup Pemda Malaka Dilantik, Bupati Simon Tekankan Harus Disiplin Bekerja

“Gangguan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa harus dianggap serius karena dapat melemahkan keutuhan bangsa Indonesia. Dunia digital sekarang menjadi salah satu medan yang sangat menentukan dalam menjaga keamanan nasional,” tegasnya.

Rivand menilai perkembangan teknologi informasi menuntut perubahan paradigma dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Polri, kata dia, tidak cukup hanya bertindak setelah kejahatan terjadi, tetapi harus mampu melakukan deteksi dini terhadap gejala dan pola penyebaran disinformasi.

“Saat ini Polri harus menjadi polisi modern yang mampu mendeteksi gejala arus disinformasi. Kejahatan di dunia digital bergerak sangat cepat dan terorganisir,” ujarnya.

Baca Juga  Carut Marut Proses Hukum Ilegal Sonokeling di TTU, Para Pelaku Berkeliaran Bebas dan Ditengarai Terus Beraksi

Oleh karena itu, kemampuan deteksi dini, pemetaan jaringan, serta penegakan hukum berbasis teknologi menjadi sangat penting.

Keberhasilan Polda NTT mengungkap aktor dibalik akun Tik-Tok Lika Liku NTT menurutnya menunjukkan bahwa kepolisian mulai bergerak secara lebih adaptif menghadapi karakteristik kejahatan digital.

Advokat muda NTT itu berharap agar POLDA NTT dapat terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh jaringan atau aktor lain yang terkait langsung dengan akun Lika-Liku NTT tersebut***.

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjelasan Pertamina Soal Antrean SPBU di Kefamenanu Dipertanyakan, Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi
BBM Langka Lagi di TTU, Warga Duga Ada Permainan Kuota di Depo Pertamina
Setahun Jaga Perbatasan RI – Timor Leste, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Purna Tugas
Bupati TTU Ingatkan Batas Kritik : Bedakan Jabatan Publik dan Ranah Privat Keluarga
Usut Dugaan Korupsi Perumda Air Minum Tirta Cendana, Kejari TTU Periksa 35 Saksi dan 3 Ahli
Bupati TTU Hadiri Komuni Pertama Perdana di SLBN Benpasi
Gertak Wartawan Soal Fakta Sidang, Kuasa Hukum Bupati TTU Justru Tersorot Dugaan Aliran Dana ke Rekening Dekranasda
DPRD NTT Desak Disdikbud Segera Lantik Ratusan Calon Kepala SMA/SMK
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Penjelasan Pertamina Soal Antrean SPBU di Kefamenanu Dipertanyakan, Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:02 WITA

BBM Langka Lagi di TTU, Warga Duga Ada Permainan Kuota di Depo Pertamina

Senin, 28 September 2026 - 06:22 WITA

Setahun Jaga Perbatasan RI – Timor Leste, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Purna Tugas

Jumat, 25 September 2026 - 18:53 WITA

Bupati TTU Ingatkan Batas Kritik : Bedakan Jabatan Publik dan Ranah Privat Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 10:19 WITA

Usut Dugaan Korupsi Perumda Air Minum Tirta Cendana, Kejari TTU Periksa 35 Saksi dan 3 Ahli

Berita Terbaru