Ratusan Jabatan Kepsek Definitif Lowong, Ketua DPRD Minta Bupati Kupang Copot Kadis Pendidikan

- Editor

Selasa, 10 Mei 2022 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, meminta Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe agar segera mengevaluasi dan bila perlu mencopot jabatan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Kupang, Imanuel Buan karena dinilai berkinerja buruk. Permintaan Daniel ini merupakan buntut dari kekosongan jabatan kepala sekolah (Kepsek) definitif di ratusan sekolah di Kabupaten Kupang.

“Sampai saat ini banyak sekolah yang tidak pernah melantik kepala sekolah. Ini kelemahan juga dari kepala dinas. Jadi harus dievaluasi. Kalau tidak mampu atau tidak bisa kerja ya harus diganti saja. Jangan dipertahankan. Kan kasihan sekolah terbengkalai”.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (10/05/2022).

Menurut Daniel, puluhan jabatan kepala sekolah definitif yang lowong tersebut tidak hanya merupakan kegagalan kepala dinas pendidikan semata, namun merupakan bukti kegagalan pemerintahan Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe serta DPRD Kabupaten Kupang. Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kupang lanjut Daniel, terlambat menyikapi persoalan yang sangat krusial di dunia pendidikan tersebut.

“Kekosongan jabatan kepala sekolah (definitif) di beberapa sekolah itu merupakan bukti kelemahan kita. Kelemahan pemerintah dan DPRD yang terlambat menyikapi persoalan ini. Dan ini juga merupakan kelemahan kepala dinas pendidikan. Jadi Bupati Kupang harus segera mengevaluasi kinerja kepala dinas dan bila tidak mampu maka harus diganti”, tegasnya.

Daniel mengaku mendapat banyak informasi terkait jabatan kepala sekolah definitif yang lowong tersebut saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di beberapa kecamatan.

Baca Juga  Pria Bersenjata Tajam Pemalak Pedagang di Kefamenanu Akhirnya Diciduk

“Saat kunker saya mendapat banyak persoalan. Di beberapa kecamatan tidak ada kepala sekolah definitif. Dan kebanyakan karena tidak ada kepala sekolah definitif akhirnya ada (guru) yang tinggalkan tugas”, jelasnya.

Daniel juga mengaku menemukan fakta bahwa justeru guru yang aktif mengajar di beberapa sekolah negeri di Kabupaten Kupang adalah guru honor. Sementara banyak oknum guru yang berstatus ASN tidak aktif mengajar. Hal ini menurutnya, diakibatkan karena tidak ada kepala sekolah definitif yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pendidikan di sekolah tersebut.

Politisi Golkar ini berjanji akan segera melakukan rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang untuk membahas persoalan jabatan kepala sekolah definitif yang lowong tersebut.

Baca Juga  Bripka Jhoni Pimpin Ikatan Persaudaraan Ojek Kefamenanu Gelar Bakti Sosial Tambal Jalan Rusak di Terminal Kefamenanu

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan yang dikonfirmasi media ini melalui aplikasi Whats App belum merespon.

Dikutip dari VICTORYNEWS, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, NTT, Imanuel Buan, mengatakan, ratusan sekolah di Kabupaten Kupang tidak memiliki Kepala Sekolah.

Dia mengatakan, ratusan sekolah tidak memiliki kepala sekolah karena banyak kepala sekolah yang telah pensiun.

“Ratusan sekolah yang tidak memiliki Kepala Sekolah itu sementara ditempatkan salah satu guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif sebagai pelaksana tugas sebagai solusi sehingga segala aktivitas di sekolah dapat berjalan dengan lancar,”ujarnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA