Yosef Lede Desak Pemkab Kupang Segera Bayar Gaji Guru Tenaga Kontrak Daerah

- Editor

Rabu, 30 Oktober 2024 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Kupang dari Paket Gemoy, Yosef Lede, SH. Foto:istimewa

Calon Bupati Kupang dari Paket Gemoy, Yosef Lede, SH. Foto:istimewa

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Calon Bupati Kupang, Yosef Lede, SH, mendesak Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar segera membayar gaji guru tenaga kontrak daerah.

Kepada media ini, Rabu (30/10/2024), Yosef Lede mengatakan, desakan kepada Pemkab Kupang tersebut menyusul banyaknya keluhan guru tenaga kontrak daerah terkait dana transport yang belum dibayarkan selama empat bulan terakhir.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang periode 2014/2019 ini mengatakan, keluhan para guru tenaga kontrak daerah tersebut disampaikan kepadanya baik secara lisan, melalaui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para guru tenaga kontrak daerah ini, lanjutnya, selalu menelepon dirinya soal keterlambatan pembayaran gaji selama empat bulan yakni sejak bulan Juli,Agustus, September dan Oktober.

Baca Juga  Kepala Desa Weain di Malaka Diduga Kuat Merangkap Jadi Pemborong Proyek Pembukaan Jalan Baru

“Setiap hari saya ditelepon ratusan orang guru tenaga kontrak daerah. Ada juga yang mengirim pesan WA (WhatsApp). Mereka mengeluh karena gaji mereka sudah empat bulan tidak dibayar. Mereka telepon ke saya karena saya yang biasanya bersuara untuk membela hak-hak mereka sejak masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang. Bahkan insentif bagi guru honor komite sebesar Rp 500 ribu per orang dianggarkan saat saya masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kupang dan saat itu Bapak Ayub Titu Eki sebagai Bupati Kupang”, jelasnya.

Ia meminta agar Pemkab Kupang tidak mengabaikan hak-hak para guru tenaga kontrak daerah. Sebab jasa para guru tenaga kontrak daerah ini sangat besar bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kupang.

Baca Juga  OTG di Kabupaten Kupang Menurun Dari 10 Menjadi 3 Orang

Menurutnya, jika kondisi ini dibiarkan maka akan berpengaruh pada kinerja para tenaga guru kontrak daerah dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.

“Ada guru tenaga kontrak daerah yang setiap hari harus menempuh perjalanan puluhan kilo meter untuk mengajar anak-anak sekolah. Itu bukti kecintaan mereka terhadap pendidikan di Kabupaten Kupang. Tetapi pemerintah selalu mengabaikan hak-hak mereka. Ini sudah emapt bulan tidak dibayar. Kalau kondisi ini dibiarkan maka jangan berharap pendidikan Kabupaten Kupang akan maju”, ujarnya.

Yosef Lede meminta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang agar tidak mendiamkan hak para tenaga kontrak daerah tersebut.

Baca Juga  Hari Ini TP PKK Malaka Vaccine Goes to School Ke Kecamatan

“Kepala Dinas jangan tutup mati dengan hak guru kontrak daerah. Bagaimana jika kepala dinas pendidikan itu tidak terima gaji empat bulan. Bisa tidak? Kepala dinas enak karena dapat gaji setiap bulan ditambah fasilitas. Jadi kepala dinas tidak merasakan apa yang dirasakan para guru tenaga kontrak daerah ini”, tandanya.

Calon Bupati Kupang dari partai Gerindra, PSI dan Gelora ini juga mengatakan, jika dipercayakan sebagai Bupati Kupang periode 2024/2029 maka ia akan merubah sistem birokrasi termasuk membenahi pembayaran gaji tenaga kontrak daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Eliazer Teuf belum berhasil dikonfirmasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA