SMP Negeri 1 Miomaffo Timur Tanam 446 Pohon, Wujudkan Lingkungan Hijau

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – SMP Negeri 1 Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali menunjukkan komitmennya terhadap penghijauan lingkungan sekolah, Rabu, (14/1/2026).

Kegiatan penanaman pohon melibatkan seluruh siswa, guru, pegawai sekolah, dan orang tua siswa.Dengan semangat gotong royong, mereka menanam 446 pohon di area sekolah, diantaranya Pohon kelapa, mangga, nangka, jeruk, lengkeng, alpukat, dan pinang.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat Hingga Anggota BPD Minta Inspektorat Segera Audit Dana Desa Maukabatan Karena Beraroma Korupsi

Kegiatan ini merupakan realisasi dari instruksi Bupati TTU, yang mewajibkan seluruh siswa dan ASN menanam dan merawat tanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap ASN dan siswa wajib menanam minimal satu pohon dan bertanggung jawab merawatnya hingga tamat sekolah. Di sekolah ini, kita tambah menjadi dua pohon per individu agar dampak penghijauan lebih maksimal,” kata Kepala Sekolah, Gervas Salu.

Baca Juga  STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan,SH.MH dan UNHI Buka Program S1 Planologi dan S2 Kajian Budaya

Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Lelu Umbu Zogara, menjelaskan bahwa proses kegiatan tanam pohon tersebut berjalan tertib dan terstruktur. Para wali kelas memantau langsung siswa saat menanam bibit.

Menurut Lelu, keterlibatan wali kelas penting untuk membangun kedisiplinan dan tanggung jawab siswa dalam perawatan tanaman mereka.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antar anggota sekolah.

Baca Juga  Bupati Malaka Apresiasi Kinerja Plt.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka

Dengan komitmen tinggi dari sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah, diharapkan kegiatan penghijauan seperti ini tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial, tetapi benar-benar menjadi bagian dari budaya hidup sekolah dan komunitas yang terus dipupuk dari generasi ke generasi.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA