Ruang Kelas Kurang, Murid Kelas 1 SDK Weklalenok Tempati Ruang Dinas Guru

- Editor

Kamis, 25 Juni 2020 - 05:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, JurnalNTT1.Com- Sekolah Dasar Katolik (SDK) Weklalenok yang terletak di Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Perbatasan RI- RDTL mengalami kekurangan ruang kelas. Kondisi ini disaksikan langsung oleh JurnalNTT1.Com pada Senin, (22/6/2020).
Kepala sekolah, Gabriel Asa yang ditemui wartawan di lokasi SDK Weklalenok, secara terbuka mengakui keadaan itu.

Kepala Sekolah SDK Weklalenok, Gabriel Asa (tengah) sedang diwawancarai wartawan. Foto: Herminus Halek
Gab Asa, demikian sapaan akrabnya, mengisahkan bahwa 2 (dua) ruangan kelas itu diterpa bencana angin puting beliung sejak setahun yang lalu (2019). Kejadian itu pun, sudah langsung dilaporkannya ke dinas terkait untuk segera dilakukan rehabilitasi. Tetapi, pihak dinas justru bersedia untuk membangun dua ruangan kelas baru.
”Sebenarnya dalam tahun ini sudah bisa dibangun dua ruang kelas baru. Tapi, mungkin karena alasan Corona makanya sampai sekarang belum dimulai,” imbuhnya.

Kondisi ruang kelas SDK Weklalenok yang rusak berat akibat diterjang angin puting beliung setahun yang lalu.
Sejak bangunan yang dibangun dengan dana DAK sejak tahun 2000 itu rusak, jelas Gab Asa, kebijakan yang ditempuh pihaknya dalam mengatasi keterbatasan ruang kelas, murid kelas 1 (satu) menempati Ruang Dinas Guru (RDG) untuk sementara waktu.
Gab Asa menambahkan, bahwa tenaga guru di sekolah itu sangat terbatas, PNS tiga orang, honor daerah satu orang, honor komite tiga orang.
“Yang honor komite kita bayar pakai dana BOS, Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) per bulan, karena jumlah murid hanya 135 (seratus tiga puluh lima),” tandas Guru senior yang sudah tiga puluh tahun mengabdi sebagai tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Nanaet Dubesi itu. (HH)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA