Melalui Expo Apkasi, Produk dan Potensi Malaka Harus Lebih Terkenal

- Editor

Kamis, 21 Juli 2022 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Kabupaten Malaka, drg.Maria Martina Nahak, M.Biomed. 
Foto: Hery Klau/Kominfo

Ketua Dekranasda Kabupaten Malaka, drg.Maria Martina Nahak, M.Biomed. Foto: Hery Klau/Kominfo

Jakarta, jurnal-NTT.com – Kabupaten Malaka harus semakin dikenal pada semua ajang yang dilakukan dengan berbagai cara dan pendekatan. Apkasi Otonomi Expo 2022 sebagai salah satu ajang bergengsi pun harus menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan potensi dan produk yang dimiliki, karena diikuti hampir semua kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Demikian dikatakan Ketua Dekranasda Malaka, drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed ketika ditemui di hari kedua acara Apkasi Otonomi Expo 2022 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre, Kamis, 21 Juli 2022.

Baca Juga  Pembangunan Bandar Udara di TTU, Langkah Besar Menuju Kemajuan

Secara terperinci drg Maria mengatakan  di ajang kita Malaka tampil dengan berbagai produk dan potensi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabupaten Malaka membawa produk dan potensi khas seperti keripik pisang, abon ikan, kacang telur, abon ayam, jagung bunga, jagung bose, madu asli, kacang hijau, kacang tali, gula merah dan produk khas tenun ikat yang dimodifikasi seperti jaket, tas, sepatu, topi dan dasi,” rincinya.

Ditanya soal harapannya terhadap expo ini, wanita yang sekarang konsen untuk pengembangan tenun ikat ini mengatakan, expo ini harus menjadikan Malaka lebih bersaing dengan daerah lain.

Baca Juga  Program Vaccine Goes to School Dilaksanakan di Tingkat Kecamatan

“Kita inginkan Malaka harus mampu bersaing dengan daerah lain di seluruh Indonesia dan semakin dikenal oleh Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Kehadiran Wamendagri John Wempi Wetipo dan Gubernur Jawa Tengah yang secara khusus datang di Stand Kabupaten Malaka, drg. Maria Martina Nahak mengutarakan bahwa Malaka sudah dikenal oleh para pejabat negara di Republik ini.

“Kita bangga karena Stand Malaka didatangi khusus para pejabat negara dan mengakui kualitas produk terutama untuk tenun ikatnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Tome Da Costa Segera Laporkan Kabag Umum Setwan DPRD Kabupaten Kupang ke Polisi

Ketua Dekranasda pun menambahkan, sudah 2 hari dalam expo ini, banyak pengunjung yang datang dan bertanya tentang produk-produk ini.

“Semoga para investor dan berbagai elemen yang berkomunikasi di stand Malaka dapat berinvestasi ke Malaka, dengan melihat produk dan potensi yang kita miliki,” tutupnya.

Sebagai info, kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2022 akan berlangsung hingga Jumat, 22 Juli 2022 mendatang.

Sumber : diskominfomalaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru