Kerabat Kades Taunbaen Timur Diduga Monopoli Proyek Dana Desa

- Editor

Senin, 16 Februari 2026 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Dugaan praktik monopoli dan penyalahgunaan Dana Desa di Desa Taunbaen Timur, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU, mulai terkuak.

Kepala Desa Taunbaen Timur, Arkhidius Krisantos Amsikan, kini berada di bawah bidikan hukum setelah warga melaporkan adanya keterlibatan kerabat dekat dalam pengadaan barang dan jasa, serta dugaan penggelapan bantuan sosial yang merugikan masyarakat.

Laporan dari masyarakat mengungkapkan bahwa Kanis Ambasan, warga Desa Hauteas, menguasai hampir seluruh pengadaan barang dan jasa di Taunbaen Timur.

“Dari pengerjaan lampu jalan, jalan rabat hingga sumur bor, semua ditangani oleh Kanis. Bahkan, pengadaan mesin bor diduga di-mark-up harganya di bawah kendali Kanis.Tidak hanya itu, fasilitas WiFi yang dibiayai Dana Desa diduga digunakan hanya untuk kepentingan pribadi di rumah Kepala Desa, ” Ungkap seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Selain itu, warga juga melaporkan dugaan ​penggelapan Beras PKH. Bantuan beras sebanyak tiga tahap diduga tidak sampai ke tangan warga.

Anggaran penghijauan di Nura sebesar Rp8 juta (TA 2025) diduga fiktif dengan tanda tangan BPD dan tokoh masyarakat yang ditiru atau dipalsukan.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonaharnud 2 Pos Oelbinose Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Tasinifu TTU, Warga Antusias

Gaya kepemimpinan Arkhidius juga dinilai otoriter, dengan pemberhentian beberapa perangkat desa secara sepihak.

” Memasuki Januari 2026, Kades memberhentikan satu orang Linmas, satu orang RW, dan dua kader Posyandu secara sepihak dan alasan pemberhentian tersebut sangat subjektif. Kades secara terang-terangan menyatakan bahwa dia punya kuasa dan hak mutlak untuk mengganti siapapun,” tambah salah satu sumber warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu, (15/6/2026).

Baca Juga  Tendangan Bola Pertama Bupati Falen Kebo Membuka Open Turnamen Falentino Cup III 2025

​Untuk diketahui, sebelumnya Kapolres TTU melalui Kasubsi PIDM IPDA Markus Wilco Mitang mengonfirmasi bahwa penyidik telah memeriksa Kepala Desa Taunbaen Timur, Arkhidius Krisantos Amsikan dan bendahara desa Kamis (12/2/2026).

​”Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan pengaduan masyarakat mengenai pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2023-2025,” ungkap IPDA Wilco.

Polisi telah memeriksa Kepala Desa dan bendahara desa, serta menyita dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sebagai barang bukti.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru

BERITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:17 WITA