Antisipasi Rabies, Anjing yang Berkeliaran di RSUD Naibonat Segera Ditertibkan

- Editor

Senin, 19 Juni 2023 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Tata Usaha RSUD Naibonat, Jermias Nikolas Haning. Foto : istimewa.

Kepala Tata Usaha RSUD Naibonat, Jermias Nikolas Haning. Foto : istimewa.

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Kepala Tata Usaha (KTU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat, Kabupaten Kupang, Jermias Nikolas Haning menginstruksikan kepada seluruh staf yang tinggal di dalam kompleks rumah sakit agar segera menertibkan anjing peliharaan. Penertiban anjing yang berkeliaran di dalam kompleks rumah sakit tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap virus anjing rabies yang saat ini sedang merebak di kabupaten tetangga, Timor Tengah Selatan (TTS).

Kepada media ini, Senin (19/06/2023), Jermias mengatakan, langkah penertiban anjing tersebut dilakukan bagi staf yang menetap di mes kompleks RSUD Naibonat.

Baca Juga  Pupuk Toleransi antar Umat Beragama, Satgas Pamtas Bagi Alkitab Kepada Umat Gereja Santa Maria Lordes Taloi

Seluruh staf yang tinggal di mes RSUD Naibonat diminta agar mengikat atau mengandangkan anjing peliharaan sebagai langkah antisipasi terhadap virus rabies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar RSUD Naibonat agar mengikat atau mengandangkan anjing peliharaan yang sering berkeliaran di dalam kompleks RSUD Naibonat. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keamanan pasien yang berobat di rumah sakit tersebut.

“Saya mengimbau kepada teman-teman yang khususnya rumah yang berada di sekita rumah sakit atau yang tinggal di mes, yang anjingnya berkeliaran, baik pagi, siang, sore dan malam harus bisa dikandangkan atau diikat. Takutnya tertular anjing yang mengalami rabies”, jelasnya.

Baca Juga  KDKMP Kefa Selatan, Harapan Baru Bagi Ekonomi Lokal

Menurutnya, meskipun virus rabies tidak ditularkan melalui manusia. Namun virus rabies yang menjangkiti anjing sangat berbahaya. Manusia yang digigit anjing rabies akan merasakan sakit yang luar biasa setelah 10 hari terkena gigitan bahkan bisa menyebabkan korban meninggal dunia.

Salah satu ciri anjing yang terkena rabies adalah selalu menjauh dari cahaya di malam hari. Ketika melihat cahaya di malam hari, anjing rabies biasanya bersembunyi dalam kegelapan. Hal ini sangat berbahaya. Sebab manusia sulit mendeteksi keberadaan anjing saat melintas di sekitar tempat persembunyian anjing.

Baca Juga  Anggaran Rehabilitasi Rumah Rakyat di Desa Naiusu, Kabupaten Malaka Diduga Dikorupsi

Selain takut cahaya di malam hari, anjing rabies juga memiliki tatapan mata yang tajam.

Sebab itu, Jermias mengimbau kepada masyarakat, khususnya seluruh staf pegawai yang tinggal di sekitar RSUD Naibonat agar selalu waspada saat bertemu anjing dengan ciri-ciri seperti yang disebutkannya itu. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Berita Terbaru